Petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara bersama tim gabungan bekerjasama melakukan penanganan pasca longsor di Desa Biting, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, Jumat (22/10).
Sumber foto : BPBD Kabupaten Banjarnegara
Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Banjarnegara, Kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat (22/10) pukul 19.30 WIB berdampak pada tebing setinggi sekitar 8 meter dan lebar 15 meter longsor. Keesokan harinya (23/10) pada saat hendak melakukan pembersihan material longsor, terjadi longsor susulan yang pada pukul 08.15 WIB. Daerah yang mengalami dampak kejadian ini yakni Desa Biting yang terletak di Kecamatan Pejawaran.
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Banjarnegara melaporkan terdapat kerugian materil satu unit rumah rusak sedang, satu unit rumah rusak ringan, dan dua kolam ikan milik warga rusak sedang. Selain itu, peristiwa ini juga mengakibatkan 2 KK / 8 orang luka-lula dengan rincian 6 orang mengalami luka ringan dan 2 orang mengalami luka sedang.
Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
Kondisi saat ini dilaporkan bahwa BPBD Kabupaten Banjarnegara terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak terkait mengenai penanganan warga yang terdampak longsor. Adapun kendala yang dialami tim gabungan dilapangan yakni jalur yang sempit sehingga sulit untuk melalukan evakuasi dan pembersihan material.
Hasil asessement sementara, diketahui kebutuhan yang diperlukan yakni logistik makanan, bahan material bangunan, serta tenaga relawan untuk membantu melakukan pembersihan material sisa longsor. Hingga kini, tim gabungan terus berupaya melakukan penanganan darurat pasca longsor serta mengantisipasi adanya potensi longsor susulan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menginformasikan peringatan dini untuk esok hari (24/10) bahwa hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pegunungan Tengah, Pantura Tengah hingga Timur, Jawa Tengah bagian Timur, dan sekitarnya antara siang/sore hingga malam hari. Sedangkan untuk Wilayah Banjarnegara masih berpotensi hujan tiga hari kedepan hingga senin (25/10).
Menurut kajian dari InaRISK, Kabupaten Banjarnegara memiliki potensi risiko tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. BNPB menghimbau untuk tidak tinggal dan bermukim di daerah rawan longsor seperti lereng atau bukit, terlebih saat terjadinya hujan karena akan memicu pergerakan tanah yang dapat mengakibatkan longsor. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
NAWACITA TV: PERNYATAAN HKBP GUNUNGSITOLI DAN ISTRI DARI SEORANG PRIA NIAS MENANGGAPI DUGAAN
https://www.youtube.com/watch?v=_gEh_Bz3qtc
(Kornelius Wau)