"Dengan dukungan serta kebijakan pemerintah Indonesia, pasar otomotif masih sangat potensial untuk terus berkembang menjadi inkubator bisnis bagi berbagai merk global kendaraan bermotor untuk berinvestasi. Sehingga mampu mendorong pembangunan produksi dan infrastruktur di tanah air," tuturnya.
Dikatakan, berdasarkan data GAIKINDO pada tahun 2023, Indonesia mencatat penjualan lebih dari 1 juta unit. Angka tersebut merupakan angka penjualan tertinggi di negara Asean.
"Hal tersebut menjadi potensi positif dengan mulai terbangunnya basis produksi, Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik namun mendorong tumbuhnya kegiatan eksport kendaraan bermotor," katanya.
Selain itu, ia menuturkan saat ini tingkat kandungan produk dalam negeri terus mengalami peningkatan. Bahkan pada beberapa model, kandungan lokalnya telah mencapai lebih 80 persen.
"Saat ini angka produksi kendaraan bermotor di Indonesia terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan eksport, pada tahun 2023 mencapai angka 570.000 unit yang telah meliputi lebih 90 negara tujuan," pungkasnya.(**)