"Omzet kami per bulan bisa sampai Rp6 juta, dibagi berenam masing-masing dapat Rp700.000-an," ucap Zaki.
Baca Juga: Ratusan Lansia di Tanimbar Antusias Ikuti Operasi Katarak Gratis dari Kemensos
Dari penghasilan itu, Zaki bisa memberikan sebagian uangnya untuk membantu ibu dan dua adik kembarnya yang saat ini masih duduk di kelas 1 Sekolah Dasar (SD).
"Dari hasil itu, saya sudah bisa memberikan ke orang tua saya walaupun tidak banyak, itu yang menjadi motivasi saya di sini," sambung Zaki yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara itu menjelaskan sumber motivasinya saat ini.
Sosok ibu ternyata menjadi motivasi terbesar Zaki dalam menjalani aktivitas di STPL Bekasi. Padahal keberadaan ibunya terpaut jarak yang teramat jauh dengannya, yaitu sejauh 4.644 miles laut atau seperlima jarak total keliling bumi.
Ya, Ibu Zaki saat ini bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi. Sedangkan ayahnya sudah lama pergi meninggalkannya. Zaki memiliki dua orang adik kembar yang masih bersekolah di kelas 1 SD dan saat ini tinggal bersama bibinya di Cikarang, Bekasi.
"Saya selama ini belum bisa membahagiakan orang tua. Jadi ketika sudah selesai di sini, saya ingin buka usaha lele, ingin sukses, dan ingin membahagiakan orang tua saya," ucap Zaki dengan mata berkaca-kaca ketika mengingat kembali perjalanan hidupnya selama ini.
Zaki juga mengungkapkan rencananya ingin membuka usaha lele milik sendiri dan mempraktikkan ilmu yang didapatnya selama proses pembelajaran di STPL Bekasi.