Jakarta, NAWACITAPOST - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah turut berduka atas insiden kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang yang menewaskan 41 narapidana.
Pernyataan tersebut Fahri ungkapkan melalui cuitan akun media sosial Twitter pribadi miliknya.
"Ikut berduka dengan para korban dan keluarganya. Cukuplah terakhir sekali ini jatuh korban nyawa. Cukuplah!" sebagaimana dikutip dari akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (08/09).
Fahri mengatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia yang paling manusiawi adalah lapas Sukamiskin.
“Lapas paling manusiawi di negara kita adalah lapas sukamiskin,” tulis Fahri.
Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu mengatakan bahwa lapas tersebut dibangun sejak zaman penjajahan Belanda pada 1918 atau sekitar 103 tahun yang lalu.
Seperti diketahui, Lapas Sukamiskin dibangun pada era kolonial pada tahun 1918 lalu di Bandung.
Lapas tersebut saat ini difungsikan sebagai tempat tahanan bagi para garong uang rakyat yakni pelaku kejahatan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Fahri membandingkan hal itu dengan kondisi sekarang yang menurut Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Lapas situ seperti neraka.
Dulu selama dirinya bertugas sebagai Wakil Ketua DPR, dalam kunjungannya tak ada Lapas yang tidak mengalami kelebihan kapasitas.
Ia menggambarkan kondisi Lapas yang dihuni oleh puluhan napi bahkan, layaknya ikan yang disimpan berdempetan.
"Dalam kunjungan saya ke seluruh lapas selama bertugas, tidak ada 1 lapas yang tidak overcapacity, bahkan ada yang 4 kali. Manusia ditimbun seperti ikan bahkan ada yang tidur berdiri. Mengerikan! Tapi percuma karena memang gak akan dibela. Lapas tempat orang yang tak layak dibela," kata Fahri.