NAWACITAPOST.COM - Universitas Bina Nusantara, atau lebih dikenal dengan Binus University, terus berinovasi untuk merangkul Generasi Z dan membantu mereka menggapai karir lebih awal. Pada acara Temu Media yang dihadiri oleh Rektor Binus, Nelly dan para civitas akademika Binus University dibahas mengenai "Peluang Karir dalam 2,5 Tahun untuk Mengatasi Permasalahan Gen Z".
Acara ini menggarisbawahi komitmen Binus dalam memberikan solusi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan karir mereka sedini mungkin. Selama masa orientasi, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai program yang akan mereka jalani selama masa perkuliahan.
Salah satu program unggulan Binus adalah program pendampingan selama satu tahun oleh mentor yang bertujuan untuk meningkatkan karir mahasiswa. Program ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar di kelas selama 2,5 tahun, kemudian memanfaatkan sisa perkuliahan untuk terjun langsung ke industri melalui program magang atau kewirausahaan.
Sebanyak 40 Satuan Kredit Semester (SKS) digunakan untuk memulai perjalanan karir lebih awal. Kevin, salah satu alumni Binus yang sukses menjadi pengusaha, mengungkapkan betapa berartinya program percepatan ini dalam menentukan karirnya.
Baca Juga: Trisya Suherman Raih Penghargaan di RA Kartini Award 2024
"Kalau saya tidak ikut program ini, kemungkinan saya baru sampai di titik ini pada umur 29-30 tahun. Kalau 4 tahun kuliah baru dilepas, tanpa latar belakang dan pembimbing, akan sangat sulit," ujarnya, dikutip Senin (1/7/2024).
Setiap tahunnya, sebanyak 7.000 mahasiswa Binus disebar ke seluruh Indonesia untuk menjalankan program ini. Sejak 9 tahun lalu, sebanyak 96.000 mahasiswa telah mengikuti program tersebut.
Binus juga mewajibkan semua jurusan untuk mempelajari Artificial Intelligence (AI) dengan tujuan agar mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam karir mereka. Di samping itu, Binus telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 2.200 perusahaan dari berbagai industri untuk mengirim mahasiswa mengikuti program magang.
Namun, menurut Nelly, perlu adanya komitmen antara perusahaan dengan Binus untuk sama-sama mendidik mahasiswa. "Program ini sejak 2014, awalnya hanya 2-3 program sebagai pilot. Dari situ kita belajar apa yang perlu diperbaiki, sekaligus menjalin kerjasama dan mengedukasi perusahaan, dan itu membutuhkan waktu," jelas Nelly.
Baca Juga: MAS Group Luncurkan Areum Parc, Perumahan dengan Konsep Korean Dreams di Bogor
Tidak hanya kerja sama dengan perusahaan, Binus University juga terus menjaga ikatan dengan para alumni yang kini sudah berjumlah lebih dari 150.000. "Alumni tetap engaged dan berkontribusi terhadap mahasiswa. Binus terus keep in touch dengan alumni supaya bisa kembali ke Binus untuk membagikan ilmunya kepada adik-adiknya," tambah Nelly.
Melalui berbagai inovasi dan program percepatan karir, Binus University menunjukkan komitmennya dalam membantu Generasi Z mengatasi permasalahan karir sejak dini. Dengan dukungan dari mentor, kerja sama dengan perusahaan, dan ikatan yang kuat dengan alumni, Binus berupaya menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.