nasional

9 Calon Presiden di 2024

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 11:57 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Masih sekitar empat tahun lagi menjelang pemilihan presiden 2024. Meskipun demikian, sejumlah lembaga telah mulai melakukan survei mengenai capres. Adapun nama-nama yang telah masuk kedalam survei sebagai berikut:

  1. Joko Widodo


Meskipun telah menjabat sebagai presiden selama dua periode, tidak dipungkiri bahwa banyak pendukungnya yang ingin ia menjabat lagi sebagai presiden untuk tiga periode. Hal tersebut lantaran dilihat dari kinerja Jokowi telah terbukti dari hasil kepuasan masyarakat mayoritas sangat puas.

Kelebihannya lain juga dilihat dari infrastruktur yang telah dituntaskan selama dua periode, keluarga bebas korupsi, sederhana, rendah hati, dan banyak menjadi teladan bukan hanya di Indonesia tapi juga tokoh tokoh dan masyarakat internasional.

2. Prabowo Subianto

Prabowo Subianto menyatakan siap kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Prabowo berkata mencalonkan diri dalam pilpres adalah persoalan pengabdian. Ia tak menutup kemungkinan untuk kembali bertarung merebut kursi Istana..
Prabowo digadang-gadang menjadi kandidat paling potensial untuk 2024. Namanya selalu bercokol di pucuk bursa capres, mengalahkan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil.

keunggulan Prabowo Subianto selaku Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra karena ratingnya yang tinggi berdasarkan data Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Selain itu, kinerja Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) cukup baik dalam melaksanakan tugasnya.

kemudian kelebihan mantan Komandan Kopassus itu berdasarkan survei LSI hanya Prabowo Subianto yang bisa menandingi Jokowi pada Pilpres 2019.

3. Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah dua periode kedua yang menjabat sejak 23 Agustus 2013. Sebelumnya, ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004–2009 dan 2009–2013. Selain itu, Ganjar juga menjabat sebagai Ketua Umum KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) periode 2014–2019.

Ganjar Pranowo disebut memiliki kecenderungan sebagai calon presiden yang akan dipilih kaum milenial. Demikian hasil survei Center for Political Communication Studies, CPCS.
berikut merupakan kelebihan ganjar yang disukai masyarakat. Pertama, rendah hati, Ganjar adalah sosok yang rendah hati. Ketika dia berada di antara masyarakat, maka dia menempatkan diri sejajar dengan mereka. Inilah yang membuat rakyat Jawa Tengah merasa akrab dengan gubernur mereka. Dia seperti seorang kawan, bukan atasan. Kedua, melek teknologi, Ganjar adalah orang yang mengikuti perkembangan zaman. Dia sadar, kalau tidak mengikuti kemajuan teknologi, bakal tertinggal jauh. Ini zaman digital, maka Ganjar juga memanfaatkan teknologi tersebut. Tak heran jika Ganjar aktif di media sosial. Ketiga, mempunyai visi. Sebagai seorang tokoh pemimpin di daerah, tentu Ganjar Pranowo harus mempunyai visi untuk memajukan rakyat. Dengan berbekal pengalaman dan pengetahuan, ia bisa memperkirakan apa yang terbaik untuk dilakukan agar masyarakat kelak hidup sejahtera. Keempat, penggiat demokrasi, berbeda dengan orang-orang yang menggunakan kata demokrasi sebagai bungkus feodal, Ganjar justru orang yang menggiatkan proses demokrasi. Dalam segala permasalahan, Ganjar juga mengutamakan musyawarah dan mufakat.

4. Puan Maharani

Tidak bisa dipungkiri, anak dari Megawati Soekarnoputri ini, didukung oleh sejumlah DPP Partai PDIP dan tokoh politisi PDIP. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga mengusulkan Puan Maharani sebagai calon presiden. Keputusan mengusulkan Puan itu, merupakan salah satu poin rekomendasi hasil rapat kerja daerah (Rakerda) PDIP berdasarkan laporan dan usulan yang disampaikan oleh pengurus cabang yang diwakili lima daerah karakter itu, Puan dianggap mumpuni, karena merupakan kader PDIP yang telah memiliki segudang pengalaman.
Puan juga mampu menyatukan fraksi-fraksi di DPR ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, kecuali Puan yang dialiri oleh semangat persatuan nasionalisme ala Bung Karno.
Kemudian ia juga bermental baja. Punya mental yang kuat adalah prasyarat yang wajib dimiliki oleh setiap pejabat dan Puan berhasil membuktikannya. Tak peduli secerdas apapun anda, jika tidak mempunyai mental baja, jangan harap bisa menyengsarakan rakyat membuat suatu kebijakan tanpa menimbulkan protes dari rakyat.

5. Basuki Tjahya Purnama (Ahok)

Nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk ke dalam daftar calon presiden 2024 dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait peta Pilpres 2024, dari hasil survei kategori top mind, nama Basuki masuk ke dalam urutan enam. Pada kategori tersebut, namanya ada di bawah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Dipilihnya ahok dalam daftar capres 2024 dilihat dari kinerja ahok saat menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta dengan sikap yang tegas, kemudian Soal transparansi tidak perlu diragukan lagi dari sosok Ahok ini. Untuk urusan keuangan, Ahok bahkan membuka akses buat publik agar bisa melihat pengelolaan dana APBN bagi pengembangan dan penataan Jakarta termasuk membangun fasilitas infrastruktur di ibukota.

Ahok juga sangat membela kepentingan orang miskin. Maka tidak heran jika hampir setiap hari selalu ada saja warga yang mengantri ketemu Ahok di Balaikota. Mereka selalu dilayani dan diberikan solusi yang baik bagi warganya.

6. Anis Baswedan

Meskipun bukan kader partai politik, peluang Anies Baswedan untuk maju menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 dinilai besar. Gubernur DKI Jakarta ini dinilai masih menjadi sosok yang dilirik partai politik untuk maju pada pemilu mendatang.
Anies diprediksi akan ikut dalam konvensi capres yang akan digelar oleh Partai Nasdem. Dari hasil konvensi tersebut, tentunya Nasdem harus menggandeng partai lain antara lain Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Kelebihan dari anis adalah dapat berkomunikasi dengan sanggat baik dan menarik,berpengalaman memimpin sebagai gubernur DKI jakarta, pernah menjabat sebagai mentri, dan intelektual dikalangan generasi milenial.

7. Moeldoko

Calon presiden untuk pesta demokrasi 2024 turut diramaikan dengan nama mantan Panglima TNI yakni Jenderal (Purn) Moeldoko. Dua jenderal purnawirawan itu muncul dalam sejumlah survei soal tokoh potensial di pilpres yang dirilis sejumlah lembaga belakangan ini. Mantan jendral yang dikenal terlatih dalam kepemimpinan strategi dan implementasi, tegas, disiplin, berpengalaman memahami apa rencana jangka panjang dan pendek presiden. Dengan demikian jika jokowi sudah tidak menjdi presiden lagi, maka program pembangunan bisa berkelanjutan,yang sudah ada dipelihara yang belum selesai akan diselesaikan, dan yang belum dikerjakan akan segera dikerjakan.

8. Erick Tohir

Erick Thohir menjadi salah satu tokoh yang dianggap paling layak berdasarkan sembilan aspek penilaian yang dilakukan Arus Survei Indonesia.
Dalam survei yang dilakukan dalam rentang waktu 2-10 Juli 2021 itu, Erick Thohir dianggap layak menjadi capres karena memiliki 9 aspek kompetensi. Sembilan aspek itu meliputi visi dan intelektualitas, rekam jejak, karakter dan integritas, skill komunikasi, kemampuan mengambil keputusan yang tepat, skil mengelola birokrasi, skil mengelola krisis, kemampuan memenuhi janji, serta kemampuan bekerja sama dengan DPR.

9. Ridwan Kamil

Tak dipungkiri nama Ridwan Kamil menjadi salah satu capres maupun cawapres potensial untuk Pemilu 2024, mengingat namanya sering masuk daftar lima tokoh nasonal teratas dengan elektabilitas tertinggi dalam sejumlah survei. Ridwan memiliki tiga modal. Pertama, adalah posisinya sebagai Gubernur Jawa Barat, provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Kedua, adalah kinerjanya mendapat apresiasi positif dari masyarakat.

Modal ketiga adalah tingginya elektabilitas. Tidak mudah untuk bisa mendapat posisi lima besar di survei elektabilitas, tiga variabel inilah yang akan menjadikan Kang Emil meski tak punya partai politik, mereka akan realistis. Parpol ketika ingin bertanding dan ingin menang, mereka harus realistis. Tidak hanya ingin memaksakan mencalonkan diri.

Tags

Terkini