nasional

Dijegal BPOM dan IDI? Vaksin Nusantara Malah Ditunggu Masyarakat 

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:55 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTSudah kali kedua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkonlik  dengan Dr. Terawan Agus Putranto. Pertama cuci otak yang menurut IDI menyalahi prosedur dan aturannya.

Baca Juga : Menolak Jadi Dubes, Mantan Menkes Terawan Dapat Apresiasi dari Banyak Tokoh dan Netizen



NAMUN, penyembuhan cuci otak Terawan. Sederet nama besar republik ini  sembuh serta sehat. Sebut saja Presiden RI ke - 6 SBY, mantan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakri, Mantan Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono dan Menkopolhukam Mafud MD, serta nama besar lainnya direpublik Indonesia. Bahkan kepala negara sahabat Indonesia pernah disembuhkan Terawan tersebut.

Kedua, IDI ikut menjegal uji klinis vaksin fase ke-3 yang dilakukan Mantan Menkes Terawan. Hal yang sama dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito tidak menyetujui uji klinis vaksin buatan Terawan. Alsannya, vaksin ini  uji klinisnya tidak dilakukan pada hewan.

Dalam penjelasan di Komisi 7 DPR RI. Terawan menjabarkan secara singkat, bahwa vaksin nusantara 99 persen buatan anak bangsa ini sudah diakui World Health Organization (WHO). Bahkan Terawan bersama istri dan anaknya sudah disuntik vaksin nusantara termasuk sederet orang besar dan para relawan.

Seperti diungkapkan Adian Napitupulu, ketika menjadi relawan vaksin nusantara tidak  ada efek samping. Malah bertambah sehat. Hal sama juga dikatakan Mantan Menkes Siti fadila, tidak ada efek samping.

Biaya uji klinisnya 2 miliar rupiah dan bisa menghasilkan vaksin antara 1 juta dosis sampai 10 juta dosis untuk 1 gram bahan baku pembuat vaksin. Jika diperbanyak dana yang dikeluarkan  mungkin hanya 50 miliar rupiah.

Sedangkan uji klinis vaksin buatan luar negeri, menurut pihak BPOM dihadapan komisi 7 DPR Senayan mencapai 100 miliar ditambah produksi 400 miliar berarti totalnya 500 miliar rupiah.

Yang jelas vaksin nusantara buatan Terawan bersama tim anak bangsa Indonesia, dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Bahkan berharap sangat, bisa segera disuntik oleh vaksin itu.

 

 

 

 

 

Tags

Terkini