BACA JUGA: JK Pura – Pura Tidak Tahu?
Foto : Bagian Koperasi Endang Warsini (baju putih) dan Waka Kesiswaan Sumiyati bersama para peserta didik yang menerima bantuan
Rahayu Risdianto, S.Pd bagian Humas mengatakan pada (16/02/2021) ke Nawacitapost di halaman sekolah. Bahwa kegiatan terlaksana karena tingginya kepedulian elemen sekolah terhadap peserta didik yang terdampak banjir. “Kepedulian terhadap siswa terdampak banjir yang terutama yang didaerah Clumprit di kota Pekalongan, Pekalongan Utara terutamanya. Diberikan kepada yang paling terdampak, jadi sebenarnya semua banyak yang banjir. Tapi disini yang diberikan yang paling terdampak, yang kami anggap paling terdampak. Jadi sekolah sudah mempertimbangkan bagaimana yang paling terdampak banjir. Jadi mungkin ada beberapa daerah di Pekalongan Utara utamanya. Tapi kami lihat yang paling banyak itu daerah Clumprit,” ungkapnya.
-
“Jadi kami berikan di daerah Clumprit. Jadi kami berikan kepada siswa – siswa yang paling terdampak kena banjir. Jumlah penerima kurang lebih 85 anak. Itu hanya untuk daerah Clumprit saja. Paket bantuan berisi mie instan dan telur. Ini kepedulian dari Kepala Sekolah, Bapak Ibu Guru serta Staf. Jadi elemen – elemen di sekolah ini sudah memikirkan adanya banjir ini. Walaupun sekolah kita kebanjiran, tapi kan dampak ke anak itu paling terasa. Jadi kita memberikan pelayanan ke anak. Jadi ada kepedulian ke anak. Apalagi selama pandemi Covid 19. Kemudian anak – anak yang tentu merasakan sekolah seperti ini kondisinya. Apalagi mereka yang sering, terutama daerah Clumprit itu kalau tidak hujan pun, mereka kena rob. Jadi kita pertimbangkan kesitu. Jadi kita ada empati kesitu,” lanjut Risdianto.
-
Menurut Risdianto, kegiatan bisa terlaksana karena adanya kekompakan kepedulian elemen sekolah terutama Kepala Sekolah, Para Guru dan Staf lainnya. “Jadi kita galang dana dari teman – teman untuk kegiatan itu tadi. Dan teman – teman atas izin ke Kepala Sekolah, teman – teman menyetujui,” imbuhnya. Risdianto lebih lanjut mengungkapkan bahwa melihat raut wajah senang dari para peserta didik yang menerima bantuan. “Saya lihat anak – anak senang bisa mendapatkan bantuan walaupun mungkin dirasa masih lumayan lah. Mereka ada perhatian dari sekolah. Mereka merasa senang, saya lihat seperti itu,” katanya.
-
Lebih lanjut Risdianto berharap agar bencana banjir cepat ditanggulangi. “Harapannya kalau bisa bencana banjir ini bisa diselesaikan. Tidak hanya pada saat kejadian. Tapi untuk jangka waktu yang lama supaya Kota Pekalongan terutamanya di daerah pantai, yang daerah utara dan Pekalongan pada umumnya itu tidak terdampak banjir lagi. Jadi ditangani dulu, penanganannya itu mungkin jangka panjang. Kemudian yang pendek, pemerintah saya lihat sudah bagus. Sudah memberikan apresiasi kebutuhan bantuan – bantuan. Ada mendirikan banyak posko. Kemudian masyarakat juga banyak yang peduli. Kelanjutannya masih belum tahu. Jadi nanti kita pertimbangkan lagi. Mungkin seandainya nanti Bapak Ibu Guru dan Staf lainnya serta dari Kepala Sekolah ada yang perlu kita bicarakan lagi, kemungkinan ada,” terangnya.
-
“Tidak hanya ke siswa tapi masyarakat yang didaerah terutama daerah yang terdampak. Kami sudah sempat bicara dengan beberapa teman tapi nanti kembali lagi ke sekolah bisa memfasilitasi, mau atau tidak. Saya yakin kepala sekolah mau karena beliau sudah banyak memberikan keleluasaan kepada kita untuk mengadakan kegiatan. Dana ini kami kumpulkan dari teman – teman yang mau peduli terhadap kegiatan ini. Jadi swadaya teman – teman, tidak dari mana – mana, dari teman – teman kami ketuk teman – teman untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Ternyata responnya lumayan. Sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan ini,” pungkas Risdianto.
-
Sementara Kepala Sekolah Endang Sunaryati S.Pd.Fis. mengungkapkan bahwa dia merasa sangat bersyukur terhadap kegiatan yang dilaksanakan. “Saya sangat bersyukur karena ternyata teman – teman Bapak dan Ibu Guru serta staf – staf respek banget akan penderitaan yang dialami oleh peserta didiknya yang sedang mengungsi karena terdampak banjir. Artinya Bapak dan Ibu guru itu begitu mulianya memikirkan peserta didiknya. Insya Allah berlanjut apabila memang ada kesempatan atau ada kondisi – kondisi yang memang harus menghendaki untuk kita lakukan,” ungkapnya.
-
Adapun salah satu peserta didik yang sekaligus menjadi salah satu penerima bantuan dimintai keterangan, Bella Agustina mengatakan. Bahwa dia merasa begitu senang diperhatikan oleh sekolah. Terutama dia juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang mempedulikan kondisi dia dan teman – temannya. Bahkan dikatakannya sangat membantu utama bagi yang ekonominya kurang. “Ya. Bantuan sama sekolah. Seneng. Mau mengucapkan makasih. Karena adanya bantuan ini yang terkena banjir itu bisa terbantu. Yang ekonominya kurang, Alhamdulillah karena bantuan dari sekolah bisa untuk digunakan sehari – hari,” ungkapnya. (Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Persiapkan Putra Putri Daftar di Kuliah Ikatan Dinas Kemenkumham