Kejar dan Tangkap Penebar Khilafah HTI
Ini sifatnya sukarela. Jadi tidak diartikan yang tidak mengikuti sertifikasi ini tidak boleh ceramah,tambah Zainut. Program ini juga atas petunjuk Menteri Agama, Fachrul Rai
Program ini melibatkan banyak pihak, Lembaga Ketahanan Nasional, Badan Pembina Ideologi Pancasila, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (MUI) . Program ini sifatnya sukarela atau tidak ada paksaan dalam proses pemberian sertifikat uji kompetensi penceramah itu, jelas Zainut seperti dilansir suara.com.
Menteri Agama, Fachrul Razi
Keterlibatn Lemhanas pada program ini untuk memberikan penguatan pada aspek ketahanan ideologi. Sementara BNPT untuk berbagi informasi tentang fenomena yang sedang terjadi di Indonesia dan di seluruh dunia.
Sedangkan kehadiran BPIP memberikan pemahaman tentang Pancasila, hubungan agama dan negara. Sementara MUI dan ormas keagakaan adalah lembaga otoritatif dalam penguatan di bidang Agama," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam Rapat Evaluasi Nasional Direktorat Penerangan Agama Islam di Jakarta belum lama berselang.
Kamaruddin menambahkan program itu bukan sertifikasi penceramah, tetapi penceramah bersertifikat. Jadi tidak berkonsekuensi apapun, tegasnya dalam situs Kementerian Agama yang dikutip nawacitapost.com.
Dalam situs Kementerian Agama, Kamaruddin menjelaskan program penceramah bersertifikat merupakan arahan Wakil Presiden Maruf Amin, yang juga ketua umum MUI. Tahun ini, target peserta program ini adalah 8.200 penceramah, terdiri 8.000 penceramah di 34 provinsi dan 200 penceramah di pusat.
Rupanya langkah kemenag untuk melaksanakan program ini mendapat tantangan keras dari Sekjen MUI Anwar Abbas dan didukung Wakil Sekjennya tengku Zulkarnain.
Bahkan Abas mundur sebagai sekjen MUI bila MUI terlibat dalam program ini. Rupanya mundur Abbas dari Sekjen, ditanggapi oleh Pengamat politik Denny Siregar jangan lama-lama mundurnya sekarang saja. Kata Denny dalam akun Twitternya @dennysiregar7.
-
Denny mengapresiasi langkah kemenag untuk program penceramah sertifikat ini. dan jangan pernah ragu untuk menjalankannya, tandas Deny penyebar nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika ini.
Sebenarnya program ini tak perlu ditakuti. Sebab, kalau merasa benar dan tidak melanggar, serta menyejukan umat beragama, maka ikuti saja.
Jadi ketika ada orang atau tokoh yang merasa terganggu, berarti mereka dianggap sebagai peceramah yang memang benar-benar meresahkan masyarakat. Jadi berhentilah menolak, mengganggu dan memprovokasi yang tidak berguna.