NAWACITAPOST.COM — Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara, menegaskan peran vital Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam membentengi perekonomian bangsa, mengamankan penerimaan negara, serta melibas peredaran barang ilegal.
Ketegasan tersebut disampaikan Menkeu saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bea Cukai ke-80 di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Menkeu Suahasil menekankan bahwa rentang sejarah panjang DJBC memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan dan kedaulatan ekonomi Indonesia.
“80 tahun bukan hanya sekadar angka, tapi ini adalah cerminan perjalanan institusi yang hampir sepanjang usia Republik Indonesia. Karena itu, usia 80 tahun bukan hanya kita peringati sebagai perayaan atas perjalanan masa lalu, tetapi juga sebagai tanggung jawab menjaga relevansi institusi kita ke depan. Karena Republik Indonesia akan terus ada dan Bea dan Cukai akan terus menjadi salah satu tulang punggung dari kejayaan Republik Indonesia ke depan,” tegas Menkeu Suahasil Nazara, sebagaimana disiarkan dalam siaran pers di website resmi Kementerian Keuangan.
Garis Terdepan Penerimaan Negara
Dalam amanatnya, Menkeu mengingatkan bahwa Bea Cukai berdiri di benteng terdepan untuk memastikan sumber daya penerimaan negara tidak bocor.
Dana yang dihimpun secara langsung dikembalikan kepada masyarakat guna membiayai pembangunan, menjaga daya beli, serta menyokong program prioritas pemerintah.
“Penerimaan adalah tanggung jawab kita kepada negara kita, tanggung jawab kepada masyarakat kita, karena penerimaan adalah sumber daya negara untuk membiayai pembangunan,” ujar Menkeu.
Perang Lawan Penyelundupan
Selain penerimaan, penindakan hukum dan pengawasan ketat menjadi fokus utama yang diinstruksikan Menkeu Suahasil.
Ia memerintahkan jajaran DJBC bertindak konsisten menindak penyelundupan narkotika, komoditas strategis, sumber daya alam, hingga barang ilegal yang merusak pasar domestik seperti ballpress dan beras ilegal.
“Penindakan yang Anda lakukan adalah upaya menyelamatkan ekonomi Indonesia,” kata Menkeu.
Menutup pengarahannya, sejalan dengan tema Hari Bea Cukai ke-80, “Teguh Melindungi, Tumbuh Menguatkan Negeri”, Menkeu Suahasil Nazara meminta seluruh aparatur Bea Cukai memperkuat integritas, kompetensi, dan teknologi guna mempermudah arus barang serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Yang kita jaga bukan hanya barang. Yang kita jaga adalah kepercayaan masyarakat kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” pungkas Menkeu.