nasional

Jelang Lebaran, Indonesia Siap Terima 145.000 Ton Daging Impor

Selasa, 19 Maret 2024 | 16:05 WIB
Daging sapi. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengumumkan bahwa Indonesia akan menerima sekitar 145.000 ton daging impor menjelang hari raya Lebaran.

Daging impor tersebut diharapkan tiba di Indonesia antara akhir Maret dan awal April 2024, yaitu sekitar minggu ke-2 hingga ke-3 Ramadan.

"Sekarang nunggu masuk, ya minggu 2 atau ke 3 puasa ini. Jumlah yang approve 145.000 ton bentuknya daging," ujarnya, dikutip Selasa (19/3/2024).

Arief menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan izin kepada sektor swasta untuk mengimpor daging sebanyak itu. Selain itu, izin juga diberikan untuk impor sapi hidup. Namun, dia tidak mengingat secara detail jumlah sapi yang dimaksudkan.

Baca Juga: Menkominfo Ungkap 3.235 Hoax Terkait Pemilu

Impor daging sapi bakal dilakukan dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Sementara impor sapi hidup hanya akan dilakukan dari Australia.

Sebelumnya, stok daging sapi dikabarkan mengalami krisis terkait terlambatnya penerbitan izin impor dan lonjakan harga. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) Suhandri mengatakan, saat ini stok daging sapi impor beku di importir hanya tersisa sekitar 7.500 - 8.000 ton.

Sementara untuk menghadapi permintaan tinggi saat hari raya Idulfitri, importir membutuhkan stok minimal 50.000 ton. "Stok di awal Januari (2024) itu kita pegang sekitar 20.000 ton, tapi sekarang stok di importir antara 7.500 ton - 8.000 ton, itu enggak mencukupi," ujar Suhandri.

Para importir mengalami kesulitan dalam mendatangkan daging sapi impor tepat waktu sebelum Idulfitri karena waktu yang terbatas. Mereka baru mendapatkan izin impor dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 22 Februari 2024. Padahal, Idulfitri diperkirakan berlangsung pada awal April 2024.

 

Tags

Terkini