nasional

Muktamar ke-35 NU di Jombang: Dari Perdebatan Gagasan Menuju Keputusan Strategis Organisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:00 WIB

Dengan demikian, mempertahankan tradisi tidak berarti menutup pintu terhadap perubahan.

Justru kekuatan tradisi harus menjadi fondasi untuk melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Dari Jombang untuk Indonesia

Ruang persidangan Muktamar ke-35 menjadi saksi bagaimana ribuan muktamirin memperdebatkan gagasan, menyampaikan aspirasi dan merumuskan keputusan bagi masa depan organisasi.

Masyarakat kini menunggu hasil akhirnya.

Palu sidang memang akan menjadi penanda berakhirnya perdebatan. Tetapi bagi NU, keputusan Muktamar justru menjadi awal dari pekerjaan yang jauh lebih panjang.

Gagasan harus diubah menjadi program. Program harus diwujudkan menjadi gerakan. Dan gerakan harus menghasilkan manfaat nyata bagi umat.

Muktamar ke-35 NU dengan demikian bukan sekadar forum lima tahunan.

Dari Jombang, arah baru Nahdlatul Ulama sedang dirumuskan. Setelah itu, seluruh keputusan akan menghadapi ujian sesungguhnya: apakah mampu diterjemahkan menjadi kerja nyata dan dirasakan hingga lapisan paling bawah masyarakat.

Sebab pada akhirnya, kekuatan sebuah Muktamar bukan hanya terletak pada apa yang diputuskan di ruang persidangan, tetapi pada apa yang dilakukan setelah semua peserta meninggalkan arena Muktamar. ***

Halaman:

Tags

Terkini