nasional

Jangkau Pulau Terpencil, BI Jatim dan TNI AL Perkuat Kedaulatan Rupiah di Kepulauan Sumenep

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:53 WIB

NAWACITAPOST.COM – Kedaulatan Rupiah tidak berhenti di pusat-pusat kota. Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI Angkatan Laut membawa misi tersebut hingga ke wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri Jawa Timur 2026.

Ekspedisi yang berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 itu menyasar tiga wilayah kepulauan, yakni Pulau Sapudi, Pulau Raas, dan Pulau Tanjung Kiaok. Pelepasan tim dilakukan di Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya, dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pimpinan Komando Armada II TNI AL, perbankan, serta mitra strategis BI.

Ekspedisi ini bukan sekadar agenda distribusi uang tunai. BI menempatkannya sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil tetap memperoleh Rupiah yang berkualitas dan layak edar.

Di balik misi tersebut terdapat pesan yang lebih besar: negara harus hadir secara merata, termasuk dalam memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memiliki akses terhadap layanan Rupiah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Ibrahim menjelaskan, ERB Mandiri Jawa Timur 2026 memiliki tiga fokus utama.

Pertama, memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan sekaligus pemersatu bangsa. Kedua, memperluas pemerataan layanan uang Rupiah dan meningkatkan literasi masyarakat. Ketiga, memperkuat sinergi antarlembaga untuk memperluas akses keuangan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan sekadar perjalanan membawa uang Rupiah. Kegiatan ini merupakan perjalanan menghadirkan negara, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh hak yang sama untuk menggunakan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar,” ujar Ibrahim.

Bukan Sekadar Menukar Uang

Selama ekspedisi, tim ERB Mandiri Jawa Timur juga memberikan layanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat. Layanan tersebut menjadi bagian dari penerapan clean money policy, yakni memastikan uang yang beredar berada dalam kondisi baik dan layak digunakan.

Namun misi ekspedisi tidak berhenti pada uang fisik.

Masyarakat juga mendapatkan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Materi edukasi mencakup pengenalan ciri keaslian uang Rupiah, cara memperlakukan dan merawat uang dengan baik, pemahaman bahwa Rupiah merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia, serta pemahaman mengenai peran Rupiah dalam perekonomian nasional.

Dengan demikian, perjalanan menuju pulau-pulau tersebut membawa dua misi sekaligus: memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar dan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai arti penting Rupiah.

Negara Hadir hingga Kepulauan

Kolaborasi BI, Pemprov Jawa Timur, TNI AL, perbankan, pemerintah daerah, dan mitra strategis menjadi bagian penting dari pelaksanaan ERB 2026.

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan layanan Rupiah, meningkatkan literasi masyarakat, sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat di pulau-pulau yang menjadi sasaran ekspedisi, kehadiran layanan Rupiah secara langsung menjadi bagian dari upaya pemerataan pelayanan negara.

Halaman:

Tags

Terkini