nasional

Dibalik Gang Sempit, Jokowi Punya Cerita

Jumat, 1 Mei 2020 | 20:51 WIB
Jakarta,Nawacitapost.com - Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo siapa sangka punya cerita. Tersembunyi dibalik gang sempit. Mungkin belum banyak yang mengetahui. Apa cerita dibalik gang sempit? Lalu, apa maksud cerita disembunyikan di gang sempit?

Dipublikasi oleh salah satu channel Youtube milik Uliel Ahmed. Diketahui dari unggahan sebuah video di instagram milik Asisten Ajudan Presiden, Iptu Syarif Muhammad Fitriansyah. Menelusuri cerita dibalik gang sempit. Cerita yang disembunyikan oleh Jokowi. Rupanya sontak tidak dapat disangka - sangka. Menebar kebaikan yang tanpa pamrih. Tertanam didalam diri Jokowi. Jokowi menyambangi rumah - rumah warga di kawasan Sempur, Bogor, Jawa Barat.

Foto : Saat Presiden Jokowi bercengkrama dengan warga di gang sempit.

Pepatah " Tangan Kanan Memberi, Tangan Kiri Jangan Sampai Tahu " demikian tertanam dihatinya. Jokowi blusukan didalam gang sempit. Memilih waktu malam hari. Tak banyak yang beraktivitas di kala itu. Hanya ingin melihat langsung kehidupan dibawah standar. Ada marbot masjid dengan tanggungan dua orang anak dan istri. Tak hanya bertanya tapi segera memberikan sedikit keringanan beban. Memang Jokowi punya pengalaman pahit dalam hidupnya. Menjadi orang susah sudah pernah dilewatinya.

Baca Juga : Menjangkau Yang Kurang Terjangkau Uluran Tangan

Perjalanan gang sempit belum usai,Masih terus berjalan melihat kehidupan dibawah standar. Lalu, dipertemukan dengan warga yang bekerja di koperasi. Diceritakan dirinya mulai diliburkan. Jokowi lantas langsung memberikan paket sembako dan sedikit materi.

Baca Juga : Membudidayakan Kapulaga Menjadi Tanaman Rempah Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan

Memang bukan hanya satu warga. Banyak warga terpukul sejak adanya pandemi Covid 19 dan PSBB. Diliburkan atau dirumahkan tanpa gaji. Bahkan, ada pula PHK didepan mata. Jokowi turut merasa prihatin. Terlebih Jokowi bukan serta merta hidup seperti sekarang. Jokowi sudah sangat berusaha melakukan segala upaya. Seperti blusukan di kala malam dan sepi warga.

-
Foto : Saat Jokowi sedang memantau warganya di bogor

Jokowi masih akan terus blusukan. Entah sampai kapan. Kala malam dan sepi dipilih sebagai moment yang tepat. Tak perlu haus publikasi dan diketahui oleh semua. Hanya punya keinginan bisa meringankan sedikit beban para warganya. Berbagi rezeki untuk warga membutuhkan. Tidak perlu dipamerkan. Sejatinya pemberian tidak harus dilakukan secara pamrih. Walau sekalipun harus berkeliling didalam gang sempit. Bukan menjadi suatu kendala. Asalkan bisa melihat para warganya bahagia. Menunjukkan kebaikan sesungguhnya Adalah melihat orang lain bahagia bersama. Bukan hanya diri sendiri.

(Ayu Yulia Yang)

Tags

Terkini