NAWACITAPOST.COM - Suasana penuh khidmat dan damai terasa di gereja yang berada di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh saat dilaksanakannya kegiatan misa dan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor bersama rombongan pelayanan gereja. Sabtu, 07 Maret 2026.
Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh warga binaan beragama Kristiani dengan penuh kesungguhan dan rasa syukur. Melalui doa, pujian, serta perayaan Ekaristi, warga binaan diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperkuat iman, serta merenungkan perjalanan hidup sebagai bagian dari proses pembinaan rohani di dalam lapas.
Pelaksanaan misa berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana yang hangat dan menenangkan bagi warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pembinaan kerohanian yang diberikan kepada seluruh warga binaan tanpa memandang latar belakang.
Kepala Lapas Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun karakter serta memberikan harapan baru bagi warga binaan.
“Kegiatan misa dan perayaan Ekaristi ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual yang kami dukung sepenuhnya. Kami berharap melalui kegiatan keagamaan seperti ini, warga binaan dapat memperoleh ketenangan batin, memperkuat iman, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Halasson Sinaga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pastor dan rombongan pelayanan gereja yang telah memberikan perhatian serta dukungan dalam pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Baca Juga: Forwas Sidoarjo, Membaca Arah Ekonomi Sidoarjo di Tengah Ketidakpastian
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan inklusif, dengan memberikan ruang bagi setiap warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
(Humas Lapas Muara Teweh)