NAWACITAPOST.COM - Suasana religius dan penuh ketenangan terasa di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh selama bulan suci Ramadhan.
Warga binaan secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual. Jumat, 05 Maret 2026.
Kegiatan tadarus dilaksanakan secara berjamaah di masjid lapas usai pelaksanaan salat wajib maupun pada waktu-waktu yang telah dijadwalkan. Dengan penuh kekhusyukan, warga binaan membaca dan menyimak ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran, menciptakan suasana yang khidmat dan menyejukkan.
Tadarus Ramadhan ini menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan harapan baru dalam menjalani masa pembinaan. Selain meningkatkan pemahaman agama, kegiatan ini juga membangun kebersamaan dan mempererat ukhuwah di antara sesama warga binaan.
Kepala Lapas Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam proses perubahan perilaku.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki diri. Melalui kegiatan tadarus ini, kami berharap tumbuh kesadaran dan semangat baru bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Halasson Sinaga.
Baca Juga: Lapas Gunungtua Berbagi 100 Paket Takjil Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan
Ia menambahkan bahwa Lapas Muara Teweh terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual sebagai fondasi utama perubahan.
Dengan terlaksananya kegiatan tadarus secara rutin, Lapas Muara Teweh menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, religius, dan berorientasi pada pembentukan karakter positif warga binaan.
(Humas Lapas Muara Teweh)