Surabaya, NAWACITA- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung bekerja setelah keluar dari ICU Gedung Pusat Bedah Terpadu RSUD Dr.Soetomo. Orang nomor satu di Surabaya ini sudah memberi arahan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya, Senin pagi ini.
“Kami semua juga kaget. Ibu (Risma) baru saja keluar ICU, tetapi langsung memikirkan pekerjaan, sekalipun beru perintah-perintah ringan,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser saat dihubungi Senin (1/7).
Tadi pagi misalnya, Risma memanggil Dinas Perhubungan berkaitan dengan penutupan separuh Jalan Yos Sudarso, akibat pembangunan Alun-alun Balai Pemuda. “Ibu memberi arahan, agar penutupan dilakukan dengan baik dan tidak mengganggu masyarakat,” katanya.
Fikser mengatakan, secara umum kesehatan Risma memang sudah membaik, sehingga tim dokter memindahkan dari ICU ke ruang rawat inap. Namun, Risma tetap diharuskan untuk beristirahat terlebih dahulu.
“Alhamdulillah, kesehatan ibu terus membaik. Seluruh alat sudah dilepas. Tinggal infus saja. Ibu juga sudah bisa berkomunikasi dan makan sendiri,” kata pria yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Kominfo ini.
Fikser mengatakan, Risma dipindahkan dari ICU, Minggu (30/6) petang, ke ruang rawat inap di Graha Amerta RSUD Dr.Soetomo. Pemindahan ini dilakukan tim dokter seiring membaiknya kondisi kesehatan Risma. Sejak Sabtu (29/6) lalu, kondisinya terus membaik sehingga tak lagi memerlukan pengawasan ekstra layaknya di ICU.
Diketahui, Risma dilarikan ke RS Soewandhie Selasa 25 Juni 2019 lalu karena mendadak lemas. Sehari berikutnya, Risma dirujuk ke RSUD Dr Soetomo dan dirawat di ICU.
Hasil diagnosa dokter, Risma mengalami sesak napas akibat penyakit asma dan maag-nya kambuh. Untuk memulihkan kondisinya, tim dokter bahkan memberikan bius total kepada orang nomor satu di Surabaya itu.