nasional

Keluarga Besar Rutan Kelas IIB Sidikalang Menggelar Peringatan Isra Miraj

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:33 WIB
Petugas dan WBP Rutan Sidikalang Saat Kegiatan Isra Mi'raj

NAWACITAPOST.COM - Keluarga besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H pada Jumat (16/01/2026).

Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Sidikalang, kegiatan ini diikuti oleh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan menghadirkan penceramah dari Kemenag Kabupaten Dairi.

Acara tahun ini mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT dengan Kecintaan Kita Kepada Rasulullah SAW”. Pesan ini menekankan pentingnya menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana refleksi diri dan penguatan spiritual di tengah masa pembinaan.

Baca Juga: Panen Raya Serentak, Lapas Manado Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Kegiatan dibuka dengan lantunan syahdu pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah. Suasana semakin religius saat seluruh jamaah bersama-sama melantunkan Shalawat Jibril, yang menggema di seluruh area masjid sebagai bentuk kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW.

Dalam sambutannya, Ketua BKM Masjid At-Taubah menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pembinaan kerohanian bagi para warga binaan. Hal senada disampaikan oleh Bapak H. Lindung Kaloko selaku Kasi Bimas Kemenag, yang menekankan pentingnya menjaga ibadah salat sebagai oleh-oleh utama peristiwa Isra Mi’raj.

Mewakili Kepala Rutan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Bapak Brema Barus, menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya ia mengucapkan terima kasih kepada Pihak Kemenag Dairi yang telah bersedia menghadiri acara Isra’ Mi’raj di Rutan Sidikalang.

Baca Juga: Panen Raya Serentak, Wujudkan Kemandirian Warga Binaan Dalam Ketahanan Pangan Rutan Natal

Beliau juga menyampaikan kepada warga binaan agar nilai-nilai disiplin dalam ibadah dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari selama berada di dalam Rutan maupun setelah bebas nanti. Ia turut menyampaikan, satu hal yang harus menjadi pegangan yaitu “Fastabiqul Khairat”, berlomba-lomba dalam kebaikan.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Yajid Lingga. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dan mengajak para jamaah untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Beliau mengingatkan bahwa menjaga sholat adalah kunci utama untuk mendapatkan ketenangan hati dan kemuliaan hidup.

(Humas Rudika)

Tags

Terkini