nasional

Presiden Instruksikan Pemda Papua Relokasi Tempat Tinggal Korban Banjir Sentani

Selasa, 2 April 2019 | 11:10 WIB
Jayapura NAWACITA – Salah satu agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Papua, adalah mengunjungi korban banjir yang melanda beberapa waktu lalu di Sentani Jayapura.

Di Sentani, Presiden menyambangi salah satu posko pengungsian korban banjir bandang Sentani di GOR Toware, Kabupaten Jayapura. Jokowi menyempatkan diri berdialog dengan beberapa orang korban terdampak banjir.

Setelah berdialog dengan ara pengungsi, mereka ingin segera mendapat kepastian tempat tinggal lantaran rumahnya sudah habis tersapu banjir. Presiden mengatakan, untuk temat tinggal para korban banjir tersebut, perlu dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman.

"Kita mau bangun, tapi kalau di tempat yang lama tidak memungkinkan, karena akan terjadi bencana lagi terulang lagi nanti. Sehingga harus direlokasi di tempat yang dipastikan aman dari bencana," kata Presiden di Sentani Jayapura, Senin (1/4).

Presiden mengatakan, proses pembangunan rumah akan dilakukan cepat. Namun sebelumnya, dia memerintahkan pemerintah daerah setempat untuk menentukan dimana lokasi pembuatan rumah akan berjalan.

"Tanahnya saja belum ketemu. Kalau tanahnya sudah ketemu, dibebaskan oleh gubernur oleh bupati, baru masuk ke pembangunan rumahnya," tegas dia.

Soal perkiraan atau estimasi kapan waktunya, Presiden mengatakan, hal itu tergantung Pemda setempat kapan tanahnya siap.

"Tanya ke gubernur tanahnya kapan, baru ke kita kapan bangunannya. Begitu ada tanah kita bangun," dia menambahkan.

Terkait hal tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Papua telah mengirimkan tim untuk mencari lokasi pembangunan rumah pengganti dan berupaya membebaskan lahan.

"Setelah mereka cari dan mereka sudah dapat, pasti kita akan bebaskan. Kita harap (lokasi pembangunan rumah) harus sepanjang Jayapura-Wamena (Trans Papua)," tutur dia.

Tags

Terkini