Jakarta NAWACITA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, dirinya sudah menelepon Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak 4-5 hari yang lalu untuk menanyakan kabar tentang Ani Yudhoyono. Demikian juga Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Mengenai kemungkinan untuk menjenguk langsung Ibu Ani, Presiden Jokowi mengaku sedang mengatur waktu.
Usai melantik Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Jambi serta para duta besar baru RI untuk negara sahabat, di Istana Negara kemarin malam, kepada awak media Jokowi mengatakan, dirinya bersama Iriana, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, dan seluruh jajaran pemerintah mendoakan agar Ani Yudhoyono yang saat ini dirawat di rumah sakit di Singapura cepat diberikan kesembuhan, cepat diberikan kesehatan.
“Kita semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi dan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) sore.
Menurut Jokowi dirinya sudah memerintahkan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk melibatkan dokter kepresidenan guna membantu apa yang bisa diberikan terhadap sakit yang diderita Ibu Ani.
Sebagaimana diketahui Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah dirawat di National University Hospital di Singapura.
Melalui rekaman video, Rabu (13/2), SBY menjelaskan bahwa Ibu Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital Singapura karena penyakit kanker darah.
“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” kata SBY.