nasional

Tiga Eks Presiden dan Wapres Bakal Hadiri Debat Perdana Capres 2019

Kamis, 17 Januari 2019 | 10:25 WIB
Jakarta NAWACITA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundang berbagai tokoh politik dan negarawan untuk menghadiri debat perdana calon presiden dan wakil presiden 2019 yang akan digelar di Hotel Bidakara Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (17/1) malam nanti.

Diantara para tokoh itu ada para mantan presiden dan wakil presiden.

Tiga mantan presiden RI yang telah dikonfirmasi kehadirannya yani BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono. Sementara eks wakil presiden yang bakal hadir adalah Try Sutrisno, Hamzah Haz, dan Boediono.

"Insyaallah hadir semua," kata komisioner KPU Wahyu Setiawan, Kamis (17/1) pagi.

Wahyu menjelaskan, pada debat perdana antara Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, KPU telah menyiapkan 500 kursi. Sebanyak 100 kursi di antaranya untuk kubu Jokowi-Ma'ruf dan 100 kursi untuk tim Prabowo-Sandiaga.

"Total yang masuk venue itu total 500 tamu undangan dengan perincian 100 tim 01, 100 tim 02, yang 300 undangan KPU," ujarnya.
Selain itu, lanjut Wahyu, untuk KPU sendiri juga sudah menyiapkan kostum dan seragam khusus untuk dipakai saat debat perdana Pilpres 2019 tersebut.

Mulai dari Ketua KPU hingga jajaran komisioner yang hadir, bakal mengenakan kemeja batik lengan panjang bermotif batik khas Kalimantan, dengan warna dasar cokelat.

"Kita pakai motif batik Kalimantan. Kita seragam. Warna dasar cokelat," katanya.

Diketahui, debat perdana yang akan dipandu Ira Koesno dan Imam Priyono malam ini mengusung tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Selain memfasilitasi 500 undang untuk acara debat perdana itu, untuk para simpatisan dan pendukung yang tak bisa masuk ke gedung area debat, KPU memfasilitasi dua tempat nonton bareng yang berada di luar Hotel Bidakara.

KPU menyediakan dua layar besar yang terpasang di lapangan tenis, tepat di belakang Hotel Bidakara, atau Kompleks Keuangan.

Area nonton bareng itu disekat pada bagian tengah, di mana masing-masing tempat disiapkan pintu keluar masuk terpisah. Dengan demikian simpatisan maupun pendukung paslon 01 dan paslon 02 tidak membaur, sehingga tidak menimbulkan hal yang tak diinginkan.

Tags

Terkini