NAWACITAPOST.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, berkomitmen untuk mengalokasikan 5 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk anak muda dan santri.
Janji ini disampaikan sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan bonus demografi yang akan dialami Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Dalam dialog bersama santri Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Kholil di Bangkalan, Madura, pada Rabu (31/1/2024), Cak Imin menjelaskan bahwa alokasi 5% dari dana APBN, setara dengan sekitar Rp150 triliun, akan direalisasikan melalui program kerja bernama KAMU atau Kredit Usaha Anak Muda.
Baca Juga: TKN Pastikan Prabowo Tidak Akan Mundur dari Kabinet
"Kita punya berbagai kesempatan kaum muda, santri-santri, semuanya yang berpeluang mengisi potensi bonus demografi," ungkap Cak Imin, Kamis (1/2/2024).
Ia melanjutkan bahwa penggunaan dana tersebut akan mendukung bonus demografi kaum muda dengan memberikan kemudahan dalam mendapatkan kredit usaha. Program KAMU ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anak muda dan santri serta mendorong perkembangan pesantren di Indonesia.
Sebelumnya, Cak Imin telah menjanjikan kredit bagi anak muda dengan nilai pinjaman Rp10 juta tanpa agunan. Dalam janji tersebut, debitur, terutama anak muda, akan difasilitasi dengan kredit tanpa bunga.