nasional

Pertamina PHE ONWJ, Menjaga Laut , Kembangan Wisata Tingkatkan Pendapatan Warga

Rabu, 10 September 2025 | 10:21 WIB

Karawang, NAWACITAPOST.COM- Associate Monitoring Pemulihan Enviromental PHE ONWJ, Ahmad Salman Alfarisi mengatakan
Program Orang Tua Asuh Karang Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat atau yang sering di sebut (Otak Jawara).

Program yang berkerjasama dengan para akademisi konsultan dari pakar atau ahli dari terumbu karang serta pusat penelitian IPB dengan kelompok Masyarakat.

Adapun untuk pelaksanaan program itu sendiri dalam hal ini ada dua kelompok panduan atau kelompok ras yang termasuk program otak jawara, atau fokusnya pada pembuatan modul media transportasi. ungkap Ahmad Salman Alfarisi,Senen (8/9/2025)

Salman Alfarisi menambahkan bahwa program ini dimulai tahun 2016 di Kabupaten Indramayu sampai dengan tahun 2018 dan tahun 2002 kami melakukan perluasan program. Ditahun 2020 itu kita masuk dari Kabupaten Karawang khususnya Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Kabupaten Karawang.

Selain pembuatan modul kita juga rutin melakukan monitoring bulanan dan tahunan dari setiap kelompok yang dari tadi kan diterapkan di Karawang dari tahun 2002 sampai 2005, ini perkembangannya seperti apa telah dikasih media atau modul itu jadi upaya atau ekor yang sudah dilakukan di Karawang.

Seiring dengan perkembangan setiap tahun mengalami peningkatan penambahan modul paraji sehingga luasan sebaran modul yang kita sudah tenggelam kan itu sudah sekitar 0,28 hektar.

Associate Monitoring Pemulihan Enviromental PHE ONWJ selaku perusahaan komitmen pada lingkungan serta mengembalikan ekosistem terumbu karang di Karawang dari dari modul yang sudah ada, kekayaan alam ekosistem terumbu karang yang tadinya banyak dan indah ditemukan di laut Karawang.

Didasari atas keresahan masyarakat di sini untuk mengembalikan serta menjaga dan merawat terumbu karang mungkin kedepannya mengangkat pariwisata transportasi

Salman optimistis, program ini tidak hanya memulihkan ekosistem laut, tetapi juga membuka peluang wisata bahari di kawasan Karang Sendulang.

“Masyarakat yang dulu resah melihat kerusakan laut kini ikut menjaga dan merawat terumbu karang. Ini menjadi kunci keberhasilan,” singkatnya.


Ketua Kelompok Pandu Alam Sendulang (PAS) Dama mengatakan bahwa Pantai Tangkolak memiliki kekayaan alam yang belum tentu ada di pantai-pantai lainnya di Karawang. Di pantai tersebut, ternyata ada ekosistem terumbu karang yang cukup luas.

sebelum terlibat dalam program konservasi, dirinya bersama nelayan lain pernah melakukan perburuan terumbu karang dengan cara merusak.

“Dulu kami mencongkel karang dengan pahat dan palu untuk dijual, tanpa memikirkan dampak jangka panjang. Akibatnya, hasil tangkapan ikan menurun drastis,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Dama hadirnya Otak Jawara, pola pikir masyarakat berubah. Program ini bahkan mulai memberi manfaat ekonomi alternatif melalui wisata bahari ramah lingkungan.

Halaman:

Terkini