nasional

Lai Ching te terpilih menjadi Presiden Taiwan, Ketum SMSI harap kerjasama dengan pemerintah Taiwan ditingkatkan

Rabu, 17 Januari 2024 | 06:05 WIB
Foto : Lai Ching-te Presiden Taiwan terpilih dan Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Presiden Taiwan terpilih, Lai Ching-te, dari partai berkuasa Democratic Progressive Party (DPP), berhasil meraih kemenangan dalam pemilihan umum yang diselenggarakan pada Sabtu (13/1/2024).

Lai Ching-te, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden Taiwan, berhasil memenangkan hati rakyat Taiwan dengan dukungan lebih dari 40 persen suara, mengalahkan dua pesaingnya.

Menyikapi kemenangan ini, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, yang memimpin lebih dari 2000 perusahaan pers siber di Indonesia, menyampaikan ucapan selamat kepada Lai Ching-te.

Baca Juga: Lai Cing-te Memenangkan Pemilu Presiden Taiwan, China Merespon dengan Kecaman

Ucapan selamat tersebut disampaikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Firdaus dan Sekretaris Jenderal SMSI, M Nasir, pada Minggu (14/1).

"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Lai Ching-te yang mendapat kepercayaan rakyat untuk memimpin Taiwan," tulis Firdaus dalam pernyataannya.

Ia juga menyoroti kualitas kepemimpinan Lai yang dinilai memiliki banyak harapan dari rakyat Taiwan.

Baca Juga: Tepat tanggal 16, Perindo Surabaya Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan Pemilu 2024

Firdaus berharap agar kerja sama antara SMSI dan pemerintah Taiwan dapat terus ditingkatkan di masa pemerintahan Lai Ching-te.

Dalam pernyataannya, Firdaus didampingi oleh wakilnya, Yono Hartono, Ketua Bidang Luar Negeri SMSI Retno Intani, dan Sekretaris Jenderal M Nasir.

Lai Ching-te sendiri telah mendeklarasikan kemenangannya pada Sabtu malam, dihadapan para pendukungnya yang merayakan kesuksesan ini.

Baca Juga: Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran

Ia menyatakan, "Malam ini milik Taiwan. Kami berhasil menjaga Taiwan tetap berada di peta dunia." Lai juga menekankan bahwa kemenangan ini adalah bukti komitmen rakyat Taiwan terhadap demokrasi.

Meskipun dalam bayang-bayang ancaman China yang menganggap Lai sebagai tokoh separatis, rakyat Taiwan tetap memilihnya sebagai presiden.

Halaman:

Tags

Terkini