nasional

Sikap MPH PGI Terhadap Pelaksanaan Pemilu 2024

Senin, 15 Januari 2024 | 23:21 WIB
PGI (PGI )

Politik uang dan politisasi identitas biasanya dilakukan oleh para calon yang tidak yakin akan kapasitas dirinya.

Jika terpilih, akan mudah bagi mereka untuk menjadi orang-orang oportunis dengan mental korup dan tamak.

d. Jauhilah hoaks, ujaran dan pelintiran kebencian, provokasi, intimidasi, dan polarisasi atas dasar pilihan politik yang berbeda.

Baca Juga: Wisata Waduk Sermo Kulon Progo, Bisa Jadi Pilihan Tempat Camping Seru di Jogja Bareng Keluarga

Hindari konflik dan perpecahan di tengah masyarakat maupun persekutuan gereja. Warga gereja terpanggil untuk menghadirkan Shalom,

Damai Sejahtera Allah bagi bangsa ini, bukan perpecahan.

e. Berpartisipasilah sebagai relawan untuk mengawasi dan menjamin berlangsungnya Pemilu secara jujur dan adil.

Saudara-saudara bisa melakukannya melalui kerjasama dengan berbagai lembaga independen pengawas Pemilu, atau melakukannya secara mandiri melalui berbagai situs pengawasan Pemilu.

Salah satu di antaranya adalah
melalui website https://jagapemilu.com

f. Ingatlah bahwa partisipasi saudara-saudara dalam Pemilu tidaklah semata-mata merupakan panggilan kebangsaan, tetapi juga panggilan iman dan pengutusan untuk menjadi garam dan terang dunia (Mat 5:13-16).

Hal ini secara eksplisit menempatkan
saudara saudara dalam proses menggarami dan menerangi yang tak berkeputusan.

Di atas semuanya itu, kami mengingatkan saudara-saudara bahwa gereja-gereja di Indonesia dipanggil menjadi berkat bagi Bangsa Indonesia.

Hal mana dinyatakan melalui partisipasi dalam Pemilu 2024 secara positif, kritis, kreatif, dan realistis, dengan tetap berpengharapan demi
transformasi menuju masyarakat berkeadaban.

Demikianlah, kami sampaikan sikap MPH PGI terhadap pelaksanaan Pemilu 2024, dan Pesan Pastoral MPH PGI kepada saudara-saudara Umat Kristiani di Indonesia. Semoga membawa berkat dan kebaikan bagi bangsa ini! Amin.

“Jika orang benar bertambah, bersukacitalah rakyat, tetapi jika orang fasik memerintah,
berkeluh-kesalah rakyat” (Amsal 29:2)

Halaman:

Tags

Terkini