nasional

Sikap MPH PGI Terhadap Pelaksanaan Pemilu 2024

Senin, 15 Januari 2024 | 23:21 WIB
PGI (PGI )

Kami berdoa agar saudara-saudara berhasil dalam Pemilu ini.

5. Kepada gereja-gereja, kami mengingatkan bahwa gereja ditempatkan Allah di dalam
kota/polis, bukan untuk berdiam diri, atau sebaliknya berkompromi pada kebobrokan.

Gereja ditempatkan untuk mendoakan dan mengupayakan kesejahteraan bangsa ini (Bnd Yer 29:7),

Dalam pelaksanaan Pemilu, kami mengajak gereja-gereja secara institusional untuk tidak
memihak kepada calon pemimpin, caleg, atau partai politik tertentu. Ingatlah bahwa pilihan
warga gereja sangat majemuk terhadap kandidat pemimpin dan caleg, maupun partai politik.

Sekalipun demikian, gereja memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesadaran umat tentang
pentingnya karakter, integritas, dan komitmen kandidat terhadap pelayanan kepentingan
publik.

Baca Juga: Lapas Balikpapan Gelar Giat Tabligh Akbar bersama Ust. Handu Bonny

6. Kepada warga gereja yang menggunakan hak pilihnya, kami menghimbau agar;

a. Sebelum memberikan suara, luangkan waktu untuk mempelajari calon-calon yang berkontestasi dalam pemilihan, serta ideologi partai-partai politik pendukung mereka.

Jangan berpihak pada calon dan partai politik yang mengejar kekuasaan sebagai tujuan, tetapi dukunglah mereka yang menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk melayani pencapaian kesejahteraan bersama.

Fokuslah memilih mereka yang berintegritas, setia
kepada konstitusi, Pancasila dan UUD 45, serta punya komitmen kuat untuk tetap tegaknya NKRI.

Baca Juga: Rutan Medan Ikuti Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Tahun 2024

b. Hindarilah keterjebakan pada visi dan misi serta janji-janji kampanye para calon yang nampak manis dan menjanjikan. Jangan tergoda pada pencitraan media, karena kampanye media cenderung memoles sisi baik dari calon yang berkontestasi.

Sebaliknya, pelajarilah rekam jejak, sikap, dan kebijakan mereka terkait isu-isu penting kebangsaan, kemasyarakatan, dan lingkungan, yang menentukan kemajuan bangsa
dalam lima tahun ke depan.

c. Tolaklah politik uang dan politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Baca Juga: Wisata Waduk Sermo Kulon Progo, Bisa Jadi Pilihan Tempat Camping Seru di Jogja Bareng Keluarga

Halaman:

Tags

Terkini