nasional

Universitas Fort De Kock dan 26 PTS Ikuti Studi Tiru dan Pengabdian Internasional di Malaysia

Senin, 30 Juni 2025 | 18:23 WIB
Universitas Fort De Kock dan 26 PTS Ikuti Studi Tiru dan Pengabdian Internasional di Malaysia (undefined)

NAWACITAPOST.COM BUKITTINGGI – Universitas Fort De Kock Bukittinggi bersama 26 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi mengikuti kegiatan Studi Tiru dan Pengabdian Masyarakat Internasional di Malaysia, yang digelar oleh Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kopertis Wilayah X pada 19–21 Juni 2025.

 

Delegasi dari Universitas Fort De Kock dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Evi Hasnita, S.Pd., Ns., serta sejumlah dosen lainnya, seperti Prof. Dr. Ns. Neila Sulung, S.Pd., M.Kes., Billy Harnaldo Putra, M.Si., Dr. Adriani, S.Kp., M.Kes., Dr. Tuti Handayani, M.Si., Ns. Wiwit Febrina, M.Kep., dan Ns. Cory Febrina, S.Kep., M.Kes. Total rombongan dari Fort De Kock berjumlah 20 orang.

 

Ketua KPN Kopertis Wilayah X yang juga menjadi pimpinan rombongan, Prof. Dr. Suryani, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring kerja sama internasional, khususnya di bidang kewirausahaan, ekonomi anggota, kesehatan, dan pendidikan.

 

“Kami mengunjungi dua koperasi besar di Malaysia, yakni Koperasi KAGUMI di Melaka dan Koperasi ANGKASA di Kuala Lumpur. Selain itu, dilakukan juga kunjungan akademik ke Universiti Teknologi MARA (UiTM),” ujar Prof. Suryani dalam keterangan persnya, Senin (30/6/2025).

 

Salah satu kegiatan utama adalah visiting lecturer di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UiTM, yang melibatkan dosen lintas bidang, termasuk teknik, pertanian, kesehatan, dan manajemen. Diskusi akademik tersebut membuka ruang kolaborasi antarlembaga pendidikan dan koperasi lintas negara.

 

“Kami ingin membangun sinergi antara koperasi dan institusi perguruan tinggi. Koperasi tidak hanya soal simpan pinjam, tapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi berbasis pengetahuan,” tegas Prof. Suryani.

 

Di Koperasi KAGUMI, rombongan disambut hangat oleh pengurus yang membagikan pengalaman mereka dalam mengelola koperasi dan mendukung usaha kecil menengah (UKM). Sementara itu, di Koperasi ANGKASA yang merupakan federasi koperasi nasional Malaysia, dibahas peluang kerja sama dalam bentuk student exchange, pelatihan UMKM, hingga digitalisasi koperasi.

 

Halaman:

Tags

Terkini