NAWACITAPOST.COM - Debat capres selalu menjadi sorotan publik. Kali ini, justru berasal dari tindakan para pendukung yang dinilai kurang tepat.
Tindakan yang dianggap tidak tepat itu dilakukan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie.
Pada Minggu malam (7/1/2024), Grace Natalie mendatangi moderator selama jeda iklan debat capres.
Baca Juga: Lembah Tercantik yang Wajib Dikunjungi, Nomor Dua Ada di Jawa Tengah
Tindakan tersebut menimbulkan perbincangan di kalangan politisi dan publik, termasuk Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari.
Menurut Hasyim, tindakan Grace Natalie tersebut tidak sesuai dengan norma yang telah disepakati untuk menjaga ketertiban dan kesopanan dalam debat capres.
Ia menekankan bahwa dalam situasi seperti itu, pengaturan dan disiplin di ruang debat adalah tugas dari pihak liaison officer (LO) masing-masing kandidat.
Baca Juga: Jelajah 5 Desa dengan Nama Unik di Jawa Timur
Dalam evaluasi setelah debat pertama, disepakati bahwa LO dari masing-masing paslon bertanggung jawab untuk mengendalikan pendukungnya selama debat capres berlangsung.
Hasyim menggarisbawahi pentingnya kesepakatan ini sebagai upaya menjaga ketertiban di ruang debat.
Hasyim menyatakan bahwa KPU akan memberikan teguran kepada Grace Natalie terkait tindakannya. Teguran ini akan disampaikan saat evaluasi penyelenggaraan debat ketiga bersama para tim sukses.
"Ya (teguran) nanti pada evaluasi," kata Hasyim, di Jakarta, dikutip Senin (8/1/2023).
Dalam pandangan Hasyim, disiplin dan penegakan aturan menjadi kunci utama agar debat capres tetap berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tata tertib yang telah disepakati.