NAWACITAPOST.COM - Dalam acara "Your Money Your Vote" di CNBC Indonesia, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menyampaikan pandangan mereka tentang Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, sebagai versi 3.0 dari Presiden Joko Widodo.
Menurut Sunarsip, Anggota Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Ganjar dianggap sebagai penerus yang akan mengoptimalkan kebijakan infrastruktur yang telah dibangun oleh Jokowi selama dua periode.
Sunarsip menjelaskan bahwa Ganjar berencana untuk memonetisasi infrastruktur yang telah dibangun oleh Jokowi selama 10 tahun terakhir.
Baca Juga: Antisipasi Bencana Demografi, Ganjar-Mahfud Janji 17 Juta Lapangan Kerja Baru
Ini berarti Ganjar akan mengambil langkah-langkah untuk memanfaatkan dan mengembangkan infrastruktur tersebut, dengan tujuan memberikan dampak positif pada percepatan pertumbuhan ekonomi.
"Makanya itu yang saya katakan kita punya visi ke depan mengoptimalkan infrastruktur, mengoptimalkan landasan struktural ini, sudah disiapin ini. Bahasa saya itu monetisasi infrastruktur, ini time-nya, artinya waktunya ke depan itu," ujar Sunarsip, dalam program Your Money Your Vote CNBC Indonesia, dikutip Jumat (5/1/2023).
Sunarsip juga menyangkal berita yang menyatakan bahwa infrastruktur yang dibangun oleh Jokowi tidak memberikan dampak signifikan pada ekonomi. Menurutnya, infrastruktur memiliki dampak jangka panjang yang positif terhadap ekonomi.
Baca Juga: 10 tahun pimpin Jawa Tengah, Ganjar Pranowo entaskan 1 juta masyarakat Miskin
Dia mencatat bahwa berbagai kebijakan selama pemerintahan Jokowi telah menjaga daya tahan ekonomi Indonesia di level 5% saat kondisi perekonomian global melemah.
Dengan optimisme, dia berharap pertumbuhan ekonomi bisa melonjak menjadi 7% pada 2025 ketika situasi global menjadi kondusif.
Sunarsip menambahkan bahwa dengan profil Mahfud Md yang anti-korupsi dan fokus pada pemerintahan yang bersih, hal ini akan mendukung pengembangan investasi karena reputasi yang baik sangat dibutuhkan.
Baca Juga: Survei ICRC: Persaingan Ketat, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Susul Prabowo-Gibran
Terakhir, Sunarsip menggarisbawahi bahwa visi Ganjar Pranowo sebagai "Jokowi 3.0" tidak hanya berfokus pada pengoptimalan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tahan lama.
Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan data Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebutkan bahwa total anggaran negara untuk infrastruktur dari tahun 2014 hingga 2022 mencapai Rp 2.778 triliun.