Jakarta, Nawa Cita Post.com- Kebakaran yang melanda kelurahan Kapuk Muara RW 04, pada Jumat ( 6/6/2024) mengakibatkan 678 Kepala Keluarga mengungsi di lapangan yang tidak jauh dari lokasi kebakaran ditenda penampungan.
Dari jumlah yang terdata ada sekitar 678 KK korban kebakaran yang terdiri dari anak usia sekolah, lansia, ibu hamil dan balita.
Dari data yang di himpun, siswa sekolah terdampak kebakaran sekitar 170 meliputi jenjang SD SMP dan SMA/SMK baik siswa dari wilayah Jakarta Utara maupun Jakarta Barat.
<span;>Menurut Sujud Hanafie, ketua Kwaran Pramuka Penjaringan, pihaknya bekerja sama dengan Suku Dinas Pendidikan mendirikan posko Pramuka Peduli dengan tujuan melaksanakan kepedulian kepada korban bencana kebakaran di Kapuk Muara
"Posko Kwaran Pramuka Penjaringan membuka tenda sebagai upaya sosial, aplagi banyak korban kebakaran adalah siawa sekolah yang asa diwilayah Penjaringan," katanya.
Kebakaran yang melanda warga Kapuk Muara khususnya di RW 04 menghanguskan ratusan rumah dan tempat Ibadah, para pengungsi berada di tensa pengungsian dengan fasilitas seadanya.
" Rumah saya habis padahal baru saja saya lulus sekolah dari SMP saya bingung sudah tidak ada rumah lagi," kata Kahirul siswa SMPN 82 yang rumahnya terbakar.