nasional

15 Oknum TNI Pengeroyok Relawan Ganjar-Mahfud Ditahan, Brigjen Kristomei: Tindak Tegas Sesuai Hukum!

Minggu, 31 Desember 2023 | 14:19 WIB
Tragedi pengeroyokan Realwan Ganjar-Mahfud di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, Sabtu (30/12/2023) (Nawi)

NAWACITAPOST - Sebanyak 15 oknum Prajurit TNI dilaporkan ditahan setelah diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap seorang relawan Ganjar-Mahfud di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, pada Sabtu (30/12/2023).

Tindakan penahanan ini dilakukan atas perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak untuk memudahkan proses pemeriksaan dan penyelidikan.

"Telah memerintahkan Danyonif Raider 408/Sbh dan Denpom IV/4 Surakarta untuk menahan 15 prajurit terduga kasus penganiayaan guna memeriksa, menyelidiki, dan mendalami keterlibatan oknum prajurit tersebut, serta melakukan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku," ungkap Kadispenad, Brigjen Kristomei Sianturi, dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga: Gawat! Relawan Ganjar-Mahfud Jateng dikeroyok Oknum TNI

Kristomei menegaskan bahwa pimpinan TNI AD selalu berkomitmen untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, prajurit yang terlibat dalam pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Maka, siapa pun nanti oknum anggota yang terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan tersebut, tentu akan diambil langkah dan tindakan tegas sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Selain itu, Brigjen Kristomei menyampaikan permintaan maaf dari KSAD Maruli kepada masyarakat Boyolali terkait peristiwa tersebut. Kodam IV/Diponegoro juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu pengobatan terhadap para korban.

Baca Juga: Ramai tagar 'asal Bukan Prabowo', Mantan Aktivis minta Fokus Penculikan 98

Menurut Kristomei, peristiwa tersebut terjadi secara spontan akibat kesalahpahaman antara dua belah pihak. Saat prajurit sedang bermain bola voli, terdengar suara knalpot brong dari pemotor yang melintas, menyebabkan ketegangan.

Kristomei juga menyebutkan bahwa masyarakat sekitar merasa terganggu dengan suara knalpot brong tersebut. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memahami kronologi peristiwa secara menyeluruh. (BNW)

Tags

Terkini