nasional

Kakorlantas Siapkan Strategi Cerdas Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2025

Senin, 7 April 2025 | 09:21 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2025

NAWACITAPOST.COM - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, telah merancang sejumlah strategi guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik Lebaran 2025, yang diprediksi mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

Guna memastikan kelancaran lalu lintas, Korlantas Polri telah mempersiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas demi menjamin perjalanan balik masyarakat berjalan tertib, aman, dan efisien.

"Atas instruksi Bapak Kapolri, kami diminta merancang langkah-langkah strategis untuk menangani arus balik. Tentunya, kami bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menata skema lalu lintas sebaik mungkin," ujar Irjen Agus dalam pernyataan resminya, Jumat (4/4/2025).

Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah skema one way nasional, yang mulai diberlakukan pada 6 April 2025, dengan pelepasan secara simbolis dari Gerbang Tol Kalikangkung.

Baca Juga: Puncak Arus Balik 2025, 39.509 Ribu Kendaraan Tinggalkan Malang Lewat Tiga Gerbang Tol

Selain itu, contraflow juga akan diaktifkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.

Jalur contraflow direncanakan dimulai dari Km 70 hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek, dan bisa diperpanjang hingga Km 36 jika situasi mengharuskan.

Langkah strategis lainnya adalah pengoperasian Tol Japek 2 Selatan yang difungsikan secara parsial sejauh 30 kilometer, dari Sadang hingga Cibatu, guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas dari arah Bandung.

"Kami akan terus memantau perkembangan volume kendaraan, termasuk di jalur arteri dan jalan nasional. Jika diperlukan, kami juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur non-tol dengan pengelolaan yang matang," tambahnya.

Berdasarkan evaluasi arus mudik sebelumnya, Korlantas mencatat sekitar 2,1 juta kendaraan meninggalkan Jakarta.

Jumlah besar ini berpotensi menimbulkan kemacetan saat puncak arus balik jika tidak ditangani secara sistematis.

Tags

Terkini