NAWACITAPOST.COM - Dengan mengusung tagline "Majalengka Langkung Sae," Bupati dan Wakil Bupati Majalengka berupaya merealisasikan program 100 hari kepemimpinan mereka dengan bekerja secara tuntas dan responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat.
Wakil Bupati Majalengka yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati, Dena Muhammad Ramdhan, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Majalengka yang lebih baik.
Saat meninjau langsung rumah seorang warga di Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, ia memastikan program kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai rencana. Dalam program 100 hari kepemimpinannya, terdapat 17 program kerja yang menjadi prioritas.
Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah pemenuhan hak dasar masyarakat dalam bentuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Dena juga menjalankan komitmen janji politiknya yang telah disampaikan selama masa kampanye.
"Ya, komitmen kami, kami akan terus mencari, terus merespon, terus action terhadap masyarakat-masyarakat yang kurang mampu. Karena ini memang visi kami, Pak Bupati dengan saya, kami ingin masyarakat yang tadinya miskin menjadi sejahtera," ujar Dena Muhammad Ramdhan, Senin (24/02/2025).
Program Keluarga Sejahtera menjadi bagian penting dalam kepemimpinannya selama lima tahun ke depan. Salah satu upaya nyata dalam program ini adalah memastikan bantuan sosial dan perbaikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan benar-benar tepat sasaran.
"Yang tadinya tidak memiliki rumah, rumahnya kurang layak, kita akan bantu dengan anggaran-anggaran pemerintah. Kita akan cek benar, jangan sampai yang mampu mendapatkan bansos, sementara yang tidak mampu malah tidak mendapatkan," ungkapnya.
Dena menegaskan bahwa salah satu tujuan utama dari "Majalengka Langkung SAE" adalah terciptanya keadilan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. "Kita ingin ada keadilan. Apapun pengaduannya, kita akan respon. Kita akan respon cepat, kita akan action," tuturnya.
Baca Juga: Wabup Majalengka Tindaklanjuti Keluhan Ruslan, Janjikan Bantuan Rutilahu
Dalam menangani berbagai permasalahan sosial yang sering muncul, Wabup Majalengka turut mengajak para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai situasi yang dihadapi warga serta merumuskan solusi yang efektif.
"Semua keluhan kita respon, action, respon, action, itu kerja kami. Makanya yang kami turunkan adalah Kabag Kesra, Kadinsos, dan juga Pak Camat. Apalagi sekarang kita akan memasuki bulan Ramadan," jelasnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, berbagai persoalan sosial diprediksi akan semakin meningkat. Oleh karena itu, Dena dan jajaran pemerintah daerah terus berupaya merespon setiap permasalahan yang muncul agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan yang diterapkan.
"Makanya saya ajak Pak Kabag Kesra untuk melihat langsung ke lapangan bahwa ini keadaan masyarakat. Masyarakat yang kurang layak harus benar-benar dibantu oleh kita," tandasnya.