Permohonan mereka untuk memindahkan pengungsi ini juga mencakup kekhawatiran terkait pembagian sumber daya yang terbatas di desa.
Penting untuk dicatat bahwa sementara sebagian emak-emak mengajukan permohonan ini, masih banyak masyarakat setempat yang terus memberikan dukungan moral dan material kepada pengungsi Rohingya.
Banyak juga yang berpendapat bahwa inklusi sosial dan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh masyarakat Aceh adalah cermin dari semangat kebersamaan dan solidaritas dalam menghadapi krisis kemanusiaan.
Pemerintah daerah dan lembaga terkait diharapkan akan menanggapi dengan bijak atas permohonan ini, memastikan bahwa hak asasi manusia dan prinsip kemanusiaan dihormati dalam penanganan situasi pengungsi.
Dalam mengelola isu ini, penting untuk melibatkan semua pihak terkait, mendengarkan berbagai perspektif, dan mencari solusi yang adil dan berkelanjutan untuk semua pihak yang terlibat.
Dalan unggahan tersebut, warganet turut menanggapi perihal aksi emak emak di Aceh terhadap pengungsi Rohingya.
"Seharusnya pemerintah usut tuntas, kelompok dan organisasi yg menyelundupkn mereka, Mereke bertingkah seperti penguasa Krn mereka merasa diri sudah membayar dan mengeluarkan uang utk nyampe ke indo," tulis netizen di akun rayee***
"Ayo warga ACEH kalian harus bersatu untuk menjaga tanah kelahiran kalian jangan biarkan Kota Serambi Mekah menjadi kotor dengan kedatangan klompok binatang dari Rohingya tersebut," tulis akun yerr***