Namun, ada pemilik akun @gersaj yang memberikan pemahaman tambahan melalui kolom reply di cuitan Dokter Tifa. Ia mengaku sebagai lulusan MDIS yang juga mendapatkan gelar S1 dari University of Bradford, mirip dengan Gibran.
Dalam penjelasannya, @gersaj mengungkap bahwa MDIS tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan ijazah sarjana, sehingga kampus tersebut menjalin kerja sama dengan beberapa universitas di luar negeri untuk memberikan gelar sarjana.
"MDIS bekerja sama dengan berbagai universitas di Amerika, Inggris, dan Perancis, seperti Bradford, Sunderland, Bangor. Materi berasal dari universitas tersebut, dengan dosen lokal dari Singapura," ujarnya.
Menurut @gersaj, MDIS hanya dapat mengeluarkan ijazah diploma atau setara D3. "MDIS itu universitas swasta di Singapura, punya gedung sendiri, staff pengajar.
Namun hanya bisa memberikan materi dan mengeluarkan ijazah hingga level diploma (setara D3). Untuk S1-S3 sesuai regulasi Singapura harus bekerja sama dengan universitas luar negeri," jelasnya.
Penjelasan dari alumni MDIS ini memberikan gambaran bahwa Gibran Rakabuming Raka memperoleh gelar sarjana dari University of Bradford sesuai dengan mekanisme kerja sama yang umum dilakukan oleh universitas swasta di Singapura.
Kontroversi seputar ijazah Gibran masih menjadi perbincangan hangat di ruang publik, dan publik menantikan perkembangan selanjutnya dari pihak terkait.