nasional

Jokowi dan Dinasti Politik: Perspektif Kritik dari Acara Mimbar Kebangsaan

Kamis, 23 November 2023 | 20:54 WIB
Ray Rangkuti bicara soal Dinasti Politik Jokowi


NAWACITAPOST.COM - Pernyataan kontroversial muncul dalam acara Mimbar Kebangsaan yang diadakan oleh Relawan Gapura Nusantara (RGN). Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, dengan tegas menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang membangun kerajaan dinasti politik.





Ray Rangkuti, dalam penjelasannya, menyatakan bahwa selama sembilan tahun terakhir, Jokowi telah berhasil membangun Indonesia sebagai petugas partai yang efektif. Namun, dalam setahun terakhir, terlihat adanya perubahan paradigma, di mana Jokowi diyakini sedang menciptakan dinasti politik pribadinya.





Menurut Rangkuti, Jokowi, yang sebelumnya dianggap sebagai petugas partai yang efektif, kini terlihat lebih mengidentifikasi dirinya sebagai pemimpin tunggal yang bahkan disebut-sebut sebagai raja yang melahirkan dinasti.





Dikutip Nawacitapost dari kanal YouTube Kanal Anak Bangsa pada Selasa, 21 November 2023. Rangkuti memberikan gambaran tentang konsep dinasti politik, merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 yang sebelumnya melarang praktik dinasti politik.





Menurut definisi undang-undang tersebut, dinasti politik melibatkan hubungan keluarga satu tingkat ke atas, satu tingkat ke samping kiri dan kanan, dan satu tingkat ke bawah. Dengan alasan tersebut, Rangkuti menyatakan bahwa Jokowi dan praktik politiknya saat ini secara definitif memenuhi syarat-syarat dinasti politik sebagaimana dijelaskan dalam undang-undang tersebut.





Ada tiga alasan yang dijelaskan oleh Rangkuti sebagai indikasi bahwa Jokowi sedang membangun dinasti politik. Pertama, putra Jokowi maju dalam dunia politik, menjadi contoh pertama dinasti politik. Kedua, Jokowi masih menjabat sebagai presiden, dan ketiga, anaknya berambisi mengincar jabatan yang bersifat elected official, yaitu calon wakil presiden.





Meskipun Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi, Rangkuti menekankan bahwa secara ide dan isu, definisi dinasti politik tetap relevan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pandangannya terhadap dinasti politik Jokowi tidak berkaitan dengan pilihan politiknya. Bahkan, Rangkuti menyatakan bahwa ia akan tetap mengkritik, bahkan jika Jokowi berpasangan dengan siapapun dalam konteks politik.


Halaman:

Tags

Terkini