Kamis, 4 Juni 2026

PSI Dinilai Gagal Lakukan Kaderisasi

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 26 September 2023 | 12:58 WIB

NAWACITApost.com - Partai Solidaritas Indoenesia (PSI) telah menunjuk Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum (Ketum) baru. Dengan didapuknya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sebagai Ketum, maka pada saat yang bersamaan PSI juga dinilai telah gagal melakukan kaderisasi.

Pasalnya, Kaesang bukan kader lama PSI. Ia merupakan orang yang baru saja bergabung, tetapi langsung mendapatkan posisi paling tinggi di partai tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Andalas, Najmuddin Rasul mengatakan, seharusnya dengan slogan partai anak muda, PSI mampu memberikan contoh kaderisasi di partai politik (parpol). "Dengan menunjuk Kaesang jadi Ketum, artinya PSI tidak melakukan fungsi partai untuk merekrut calon pemimpin yang berkualitas," kata Najmuddin, dilansir dari Republika.co.id, Selasa (26/9/2023).

Najmuddin menyebut PSI dengan mudah memberikan jabatan Ketum kepada Kaesang tak lain karena faktor putra orang nomor 1 di RI. Selama ini, kata dia, PSI selalu manut dan memanfaatkan nama Jokowi untuk meraup suara.

"PSI selalu tidak mau jauh-jauh dari Jokowi. Partai baru tapi selalu mendukung apapun yang dibuat Jokowi. Harusnya partai baru dan partai anak muda, berani berbeda dan kritis terhadap pemerintah," ucap Najmuddin.

Selain itu, Najmuddin juga menilai ada andil Presiden Jokowi dalam keputusan PSI menunjuk Kaesang menjadi Ketum. Apalagi PSI kini berada di dalam barisan partai pendukung Prabowo. Sehingga kini Kaesang menjadi Ketum partai pendukung Prabowo.

"Semakin terlihat kalau Jokowi main dua kaki. Di satu sisi dia masih petugas partai PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo. Di satu sisi, dia (Jokowi) dan keluarganya mendukung Prabowo," kata Najmuddin.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini