Jumat, 5 Juni 2026

Kukuhkan Kawan PMI, Benny Rhamdani : Tugas Suci  Melindungi para Pekerja Migran Indonesia 

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 21 September 2023 | 09:28 WIB


NAWACITApost.com -  Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali mengukuhkan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) Nusantara Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 115 orang Kawan PMI dari NTT dikukuhkan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani,  di Aston Hotel Kupang, Selasa (19/9/2023),





Sebelumnya BP2MI juga telah mengukuhkan sebanyak 805 orang Kawan PMI dari 8  Propinsi yaitu dari Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Benny menyampaikan bahwa pengukuhan kawan PMI adalah tugas suci  untuk melindungi para pekerja migran Indonesia. Negara harus mengambil sikap tidak ada kompromi untuk  perang dengan sindikat penempatan ilegal pekerja migran Indonesia.

"Saya kukuhkan 115 Kawan PMI. Kita harus yakin pemerintah serius dengan komitmen merah putih untuk membartas sindikat dan TPPO. Komitmen untuk menyelamatkan setiap anak bangsa. Bukan kerja mudah tapi luar biasa, ini harus didukung oleh kekuatan rakyat secara konsisten. Kita harus seret bandar besar ke dalam penjara," tegasnya.

Pengukuhan Kawan PMI, sambung Benny, akan menjadi penghubung
dengan BP2MI dalam rangka mengoptimalkan pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebelum, selama, dan setelah bekerja.

"Kawan PMI terdiri dari lima  orang pengurus tingkat Provinsi NTT, dan 110 pengurus tingkat Kabupaten dan Kota. Tentu saya percaya bahwa saudara-saudara merupakan pribadi yang memiliki komitmen, integritas, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan pekerja migran Indonesia dan keluarganya," jelas Benny kepada awak media.

Ditempat yang sama, PJ Gubernur NTT, Ayodhia  G.L Kalake mengapresiasi  setinggi-tingginya kepada Kepala BP2MI dan Komisi IX DPR yang sudah memberikan perhatian khusus kepada Pekerja Migran Indonesia  dari  NTT.

"Saya apresiasi penuh komunitas Kawan PMI NTT.  Harapan kami dapat menjadi mitra pemerintah untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat khusus PMI dari wilayah NTT. Dengan koordinasi yang baik ini akan dapat mengatasi  permasalahan dan kasus Pekerja Migran Indonesia," ujarnya.

Ayodhia menjelaskan, Presiden Jokowi juga  telah menaruh perhatian besar terhadap TPPO, dan telah memerintahkan jajaran terkait untuk menindak tegas dan hukum seberat beratnya TPPO.

"Selain fokus berantas TPPO, kita juga fokus menyiapkan kompetensi kerja dan penyiapan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA). Pembinaan dan pengembangan kompetensi  juga terus kami lakukan dengan membangun kerja sama di wilayah perbatasan," tuturnya.

Sumber : Humas BP2MI 


Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini