Kamis, 4 Juni 2026

KTT Ke-43 ASEAN, 7 Rekomendasi Jajanan Kaki Lima Jakarta yang Lezat

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 6 September 2023 | 16:26 WIB
KTT Ke-43 ASEAN, 7 Rekomendasi Jajanan Kaki Lima Jakarta yang Lezat. Foto: Kemenparekraf.
KTT Ke-43 ASEAN, 7 Rekomendasi Jajanan Kaki Lima Jakarta yang Lezat. Foto: Kemenparekraf.

NAWACITApost.com – DKI Jakarta menjadi tuan rumah KTT ke-43 ASEAN pada 5-7 September 2023 menawarkan banyak destinasi wisata.

Memanfaatkan momentum KTT ke-43 ASEAN, dapat dijadikan sebagai ajang promosi budaya Betawi salah satunya di bidang kuliner. Hal ini juga turut dijadikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf) memberikan rekomendasi jajanan kaki lima khas Jakarta yang dapat dicoba oleh para delegasi selama berada di Jakarta.

Kuliner khas Betawi dengan berbagai jenis penganan yang menggoda selera, mulai dari makanan pembuka hingga makanan penutup termasuk jajanan pasar yang dapat digolongkan sebagai jajanan pasar atau jajanan kaki lima. Dinamakan jajanan pasar karena jajanan ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional di Jakarta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kuliner Betawi memiliki cita rasa otentik dan unik yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Saya berharap di sela-sela agendanya, para delegasi KTT ASEAN menyempatkan diri untuk mencicipi kuliner khas Betawi agar kunjungan kerja mereka ke Indonesia, khususnya Jakarta, semakin berkesan," ujar Sandiaga dalam keterangannya pada Senin, (04/09/2023).

Berikut ini adalah jajanan kaki lima khas Jakarta yang wajib dicoba oleh para delegasi KTT ke- 43 ASEAN 2023 yaitu:

1. Kerak Telor

Siapa yang tidak tahu makanan lezat ini? Makanan khas Betawi yang legendaris ini memiliki rasa yang gurih, tekstur yang lembut di bagian dalam, dan renyah di bagian luarnya ini sudah banyak tersedia di Jakarta. Sangat cocok disajikan dengan kopi atau teh panas di sore hari.

Rasa gurihnya berasal dari bahan-bahan yang digunakan. Telur bebek dicampur dengan ketan putih, bawang merah goreng dan udang kering yang disangrai. Kemudian ditambahkan bumbu halus seperti cabai merah, lengkuas, jahe, serundeng, merica, garam dan gula.

Cara memasaknya juga unik. Saat adonan kerak telor setengah matang, adonan dimasukkan ke dalam wajan dan dimasak di atas arang.

2. Selendang Mayang

Selendang mayang adalah jajanan khas Betawi yang sangat populer. Terbuat dari tepung beras yang ditambahkan dengan pewarna makanan (biasanya hijau, merah dan putih) yang dipadukan dengan sirup, santan dan es. Hidangan ini memiliki rasa yang manis, gurih, dingin dan segar. Tak heran jika Selendang Mayang menjadi makanan penutup yang sempurna.

3. Bir Pletok

Bir pletok telah menjadi ikon budaya tradisional Betawi selain ondel-ondel. Meskipun kata "bir" digunakan untuk menamai minuman ini, namun minuman ini tidak mengandung alkohol. Justru bir pletok merupakan minuman yang dapat menghangatkan dan menyegarkan tubuh, karena terbuat dari perpaduan rempah-rempah pilihan, seperti kayu secang, kayu manis, jahe, sereh, jahe merah, kunyit, lada hitam, daun pandan, pala, daun jeruk nipis, kembang lawang, kapulaga dan cengkeh. Tambahkan gula dan garam agar lebih menyegarkan.

4. Kue Cincin (kue kering berbentuk cincin)

Seperti namanya, kue ini berbentuk cincin dan berwarna cokelat karena dibuat dengan gula merah. Masyarakat Betawi biasanya menyajikan kue cincin pada acara-acara khusus seperti pernikahan dan khitanan. Kue ini terbuat dari tepung beras, kelapa sangrai dan gula merah.

5. Kembang Goyang

Tidak hanya Kue Cincin, Kembang Goyang juga sering disajikan pada acara hajatan masyarakat Betawi. Nama "kembang goyang" diambil dari bentuknya yang seperti bunga, dan cara pembuatannya dengan menggoyang-goyangkan adonan hingga keluar dari cetakan.

Terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, hanya tepung beras yang ditambahkan garam dan gula, kemudian adonan digoreng hingga kering dan diberi hiasan wijen. Camilan ini memiliki rasa yang gurih dan manis.

6. Talam Pandan

Kue tradisional Betawi talam pandan telah tersebar di seluruh Indonesia. Rasanya yang lezat dan penampilannya yang cantik membuatnya menjadi favorit banyak orang. Desain kue yang menyerupai bunga teratai ini memiliki dua lapisan yang berbeda. Lapisan bawah biasanya terbuat dari adonan ketan yang kenyal. Sementara itu, lapisan atasnya terbuat dari adonan berwarna hijau yang terdiri dari tepung beras, gula, santan dan daun pandan. Agar lebih cantik, kue talam sering dihiasi dengan potongan daun pandan, serpihan kelapa atau wijen di atasnya.

7. Putu Mayang

Putu mayang adalah jajanan tradisional Betawi yang terbuat dari tepung beras dan santan. Bentuknya menyerupai mie bulat. Biasanya, putu mayang disajikan dengan gula merah cair kental yang memberikan rasa manis yang khas.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini