Jumat, 5 Juni 2026

Polda Lampung Bentuk Tim Khusus Untuk Usut Kasus Kematian Siswa SPN Kemiling

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Selasa, 22 Agustus 2023 | 14:28 WIB
Polda Lampung
Polda Lampung

NAWACITAPOST.COM - Advent Pratama Telaumbauna, siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling menjadi sorotan sejak beberapa pekan terakhir karena ia meninggal dunia usai mengikuti apel siang di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling Polda Lampung.

Dalam kasus ini, Polda Lampung telah membentuk tim khusus mencari titik terang peristiwa meninggalnya Advent Pratama Telaumbauna di SPN Kemiling, Polda Lampung.

"Tim khusus akan bertugas untuk melakukan penyelidikan secara mendalam tentang terjadinya peristiwa tersebut dan kegiatan ini akan dilakukan secara transparan," ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika kepada awak media, Senin (21/8/2023).

Setelah melakukan transparan, Irjen Pol Helmy mengatakan bahwa ia telah menjalani sesuai prosedur kepolisian.

"Apapun hasilnya akan disampaikan ke publik," jelas. Helmy Santika.

Pada kesempatan itu, Polda Lampung mengatakan bahwa siswa bernama Advent Pratama Telaumbauna yang diduga mengalami kelelahan

Mendiang Advent sempat jatuh pingsan saat masih dalam barisan usai mengikuti apel siang di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling Polda Lampung.

Saat itu, Advent tengah mengikuti Pendidikan Bintara Polri, yang sebelumnya sudah dilakukan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit, sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika membentuk tim guna mengusut tuntas atas peristiwa meninggalnya siswa SPN.

Kapolda menunjuk Wakapolda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi selaku ketua tim dengan beranggotakan Irwasda, Direskrimum, Karo SDM, Kabid Propam dan Kabid Dokkes.

Dalam kasus ini, keluarga korban merasa ada yang janggal pada kematian putranya, Advent Pratama Telaumbauna. Pasalnya, ada beberapa luka pada tubuh korban.

Selanjutnya, keluarga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan membongkar kasus kematian putranya di SPN Kemiling, Lampung.

Dari hasil pengamatan keluarga dari luar ketika pakaian Advent Pratama dibuka (Telanjang) sebelum mau di Ruangan otopsi forensic Rumah Sakit Umum Pemerintah H. ADAM MALIK,  keluarga melihat (menemukan) tanda-tanda yang tidak normal alias indikasi penganiayaan berat pada tubuh korban. (****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini