Kamis, 4 Juni 2026

Varian Eris Sudah Masuk ke Indonesia, Masyarakat Diminta Tak Perlu Khawatir

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 9 Agustus 2023 | 15:26 WIB

NAWACITApost.com - Varian baru Covid-19 EG.5.1 atau varian Eris telah ada di Indonesia sejak 2 bulan lalu. Namun, masyarakat diminta tak perlu khawatir.

"Iya saya harap (masyarakat) enggak perlu khawatir," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/8/2023).

Untuk diketahui, varian Eris merupakan turunan varian Omicron terbaru yang diklasifikasikan di Inggris pada 31 Juli 2023. Varian Eris diyakini menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Inggris belakangan ini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut bahwa Indonesia lebih siap apabila harus menghadapi varian baru dari Covid-19, yakni varian Eris. Menurutnya, meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menyatakan berakhirnya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 48 tahun 2023, tetapi pemerintah telah memiliki pengalaman cukup panjang dengan virus tersebut.

Menurutnya, penanganan bagi varian baru yang menyebabkan kasus Covid-19 di Inggris melonjak sampai 200.000-an dalam sehari itu akan ditangani dengan prosedur penyakit menular biasa. "Otomatis di semua rumah sakit sudah ada tempat untuk rumah sakit namanya kejadian infeksius," katanya di Kantor Sekretariat Asean, Selasa (8/8/2023).

Muhadjir menambahkan, untuk pembiayaan penanganan COVID-19 dialihkan ke BPJS Kesehatan. Sebab, kata Muhadjir, pemerintah tidak lagi menyiapkan anggaran khusus untuk pasien terpapar COVID-19 setelah Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dibubarkan oleh Jokowi.

"Dan kemudian pembiayaan otomatis ditekel BPJS Kesehatan. Tidak lagi ada anggaran dari pemerintah," kata Muhadjir.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini