Kamis, 4 Juni 2026

Teror Karangan Bunga, KPK: Pengirimnya Toko Bunga

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 31 Juli 2023 | 22:31 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Nurul Ghufron (kanan), anggota Dewan Pengawas Indriyanto Seno Adji (kedua kiri) dan Sekjen Cahya Hardianto Harefa (kiri) memberikan keterangan pers mengenai hasil penilaian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Dari 1351 pegawai KPK, sebanyak 1274 peserta berhasil memenuhi syarat dan 75 peserta tidak memenuhi syarat sementara dua orang tidak mengikuti tes. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Nurul Ghufron (kanan), anggota Dewan Pengawas Indriyanto Seno Adji (kedua kiri) dan Sekjen Cahya Hardianto Harefa (kiri) memberikan keterangan pers mengenai hasil penilaian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Dari 1351 pegawai KPK, sebanyak 1274 peserta berhasil memenuhi syarat dan 75 peserta tidak memenuhi syarat sementara dua orang tidak mengikuti tes. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

NAWACITApost.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, pengirim karangan bunga berasal dari toko bunga. Hal itu disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri terkait adanya teror dan ancaman yang diterima pimpinan KPK mulai pesan ke WhatsApp hingga kiriman bunga ke rumah pejabat struktural dan pimpinan KPK.

"Pertama, terkait dengan karangan bunga, yang pasti saya harus bisa jawab, yang mengirim karangan bunga itu adalah Flourist, toko bunga," kata Firli di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7/2023).

Firli mengatakan, ada banyak alasan seseorang mengirimkan karangan bunga. "Karena bunga ini kalau dikirim bisa karena berduka, ada orang meninggal, bisa juga ada orang sakit, bisa juga karena bahagia memberikan tanda cintanya, jadi kita tidak tahu," jelasnya.

Firli mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurut Firli, jajaran kepolisianlah yang berkompeten mendalami pengirim bunga itu.

"Pengirimnya kami dalami, ini sudah saya sampaikan ke Kapolri sebagai tanggung jawab Kapolri untuk mengungkap siapa yang suruh dan darimana bunga dikirim, siapa pemesannya," ucap Firli.

Sebelumnya, teror karangan bunga diungkap Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Karangan bunga yang ditujukan ke rumah pejabat KPK, yakni ke rumah Direktur Penyidikan sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur, Jumat (28/7) malam.

Dalam karangan bunga ke rumah Asep termuat kalimat 'Selamat Atas Keberhasilan Anda Bapak Asep Guntur Rahayu Memasuki Pekarangan Tetangga'. Satu gambar lainnya yang dikirimkan Nurul Ghufron juga memuat karangan bunga yang ditujukan kepada Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Karangan bunga itu bertuliskan 'Selamat Atas Keberhasilan Bapak Alexander Marwata Memasuki Perkarangan Tetangga'.

"Kami dalam beberapa hari ini sedang banyak mendapat tantangan dan ancaman atau teror nyawa dan kekerasan yang disampaikan ke WA maupun karangan bunga yang dikirim ke rumah-rumah struktural dan pimpinan KPK karena memberantas korupsi," kata Ghufron.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini