NAWACITApost.com - Kebakaran di RT 01/RW 03, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, menghanguskan 400 rumah warga. Kebakaran itu juga menyebabkan sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau 1.109 warga terdampak, sehingga mengharuskan mereka tinggal di tenda pengungsian.
"Berdasarkan pendataan, ada 1.109 warga terdampak kebakaran. Tidak ada laporan korban jiwa. Tetapi, ambulans stand by," Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Abdul Wahid, Minggu (30/7/2023).
Abdul melanjutkan, dugaan sementara kebakaran itu karena pemanas air listrik di samping Masjid Nurul Huda di RT 001 RW 003. Dugaan arus pendek listrik itu menyambar sebuah gudang.
Abdul Wahid mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Tak lama setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menerjunkan lima kendaraan pemadam kebakaran pada 09.25 WIB..
Namun, kebakaran di daerah itu cukup besar sehingga mereka menambah jumlah personel dan mobil pemadam kebakaran. "Awalnya lima unit, lalu kami tambah 15 dan tambah lagi 25 dengan 140 personel. Di awal, kami langsung fokus untuk evakuasi dan pemadaman (permukiman) dahulu, daerah ini cukup padat," ujar Abdul.
Sementara itu, Lurah Kapuk Muara Yason Simanjuntak mengatakan, jajarannya sedang menyiapkan bantuan makanan untuk para pengungsi. "Kami sedang menunggu kiriman makanan ya kurang lebih jumlahnya 1.200 makanan. Minuman juga kami siapkan, peralatan tidur juga ada," kata dia.
Saat ini, kata Yason, jajarannya tengah menunggu bantuan toilet portable dan obat-obatan untuk para pengungsi.