Kamis, 4 Juni 2026

Ma'ruf Amin Tegaskan Wanita Jadi Imam Bentuk Penyimpangan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 27 Juli 2023 | 12:19 WIB

NAWACITA.post.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan, perempuan menjadi imam salat laki-laki bukanlah termasuk sebagai perbedaan. Namun, perempuan menjadi imam shalat merupakan bentuk penyimpangan dalam agama Islam. Ma'ruf mengatakan,

"Perempuan jadi imam, itu bukan perbedaan, itu penyimpangan namanya," kata Ma'ruf Amin saat menghadiri acara saat peringatan Milad ke-48 Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (26/7/2023) malam.

Seperti diketahui, praktik perempuan sebagai imam shalat terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khafiyah, Sumatera Utara, dan menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di ponpes tersebut nampak seorang perempuan dengan pakaian warna hijau dan bercadar, menjadi imam dengan tiga orang laki-laki sebagai makmum.

Ma'ruf lantas menyoroti pendapat yang menyatakan suatu penyimpangan atau inhiraf dalam praktik beragama dipandang sebagai perbedaan pendapat atau ikhtilaf. Padahal, keduanya merupakan sesuatu yang berbeda. Perbedaan pendapat itu dapat ditoleransi, sementara suatu penyimpangan dalam ajaran Islam sudah seharusnya dilarang.

"Ini yang kadang-kadang ada orang, 'oh ini perbedaan', itu bukan perbedaan, itu penyimpangan. Jadi kalau perbedaan ditoleransi, penyimpangan tidak, karena dia keluar dari wilayah perbedaan," kata Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu.

Dia juga mengingatkan, MUI harus mampu mengarahkan persoalan umat Islam secara proporsional. Hal ini sesuai dengan fungsi MUI untuk menjaga dan melindungi umat Islam, termasuk dari paham-paham yang menyimpang.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini