NAWACITApost.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan menghentikan proses pencarian jamaah haji yang hilang di Arab Saudi, mulai 4 Agustus 2023. Penghentian pencarian itu berkaitan dengan berakhirnya masa operasional haji.
"PR (pekerjaan rumah) kita saat ini menemukan jemaah haji atas nama Bapak Idun Rohim Zen. Sampai berakhirnya masa operasional haji, kami terus berupaya," kata Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Cholid, dikutip Jumat (21/7/2023).
Subhan mengatakan, bila sampai tenggat waktu tersebut juga belum diketemukan, maka proses pencarian selanjutnya akan diserahkan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi. "Jika sampai operasional berakhir, Idun belum ditemukan, akan kita serahkan ke perwakilan pemerintah di KJRI Jeddah untuk melanjutkan proses berikutnya," jelas Subhan.
Subhan berharap, Idun bisa segera ditemukan. Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan keluarga Idun Rohim.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pelindungan Jemaah Harun Al Rasyid mengatakan bahwa proses pencarian Idun Rohim akan dilakukan hingga ke Jeddah. Ini dilakukan untuk mempercepat proses pencarian. "Insya Allah tim 2 pun akan bergerak kembali menyisir jemaah yang dirawat di rumah sakit, ICU maupun di ruang jenazah rumah sakit di Jeddah," sebutnya.
Seperti diketahui, Idun dikabarkan hilang saat puncak haji Armina. Ia terpisah dari rombongannya di Arafah pada tanggal 27 Juni 2023/9 Zulhijah 1444 H. Idun Rohim yang tergabung dalam kloter 20 Embarkasi Palembang (PLM 20) hingga saat ini belum ditemukan. Sejak itu, proses pencarian dilakukan PPIH hingga sekarang.