NAWACITApost.com – Sudah 5 kali Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) melaksanakan Munas, dan dua (2) kali dilaksanakan di kepulauan Nias. Jika tidak ada aral melintang, Munas ke-6 yang bakal dihelat 14 -15 Juli 2023, menjadi yang ketiga kali digelar di Kepulauan Nias. Khususnya di Desa Bozihona, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias. Begitulah salah satu penggalan kalimat dalam bentuk pesan suara dari Wasekjen HIMNI (2019 -2023) Beesokhi Nduru biasa disapa K’Bee, yang diterima media nawacitapost,com, belum lama berselang.
Dipilihnya Desa Bozihona, kata K’ Bee patut diapresiasi dan merupakan terobosan luar biasa yang dilakukan organisasi HIMNI. Kenapa disebut terobosan luar biasa?
Pertama. Ini untuk ketiga kalinya, HIMNI melaksanakan Munas di kepulauan Nias. Artinya HIMNI mengingat betul latar belakangnya, bahwasannya kita berasal dari kepulauan Nias,
Kedua. HIMNI bukan hanya melaksanakan Munas tetapi mewujudkan apa yang menjadi cita-cita dan program HIMNI, salah satunya adalah Nias Pulau Impian. Bentuknya adalah dengan memilih pantai Bozihona sebagai desa wisata Bahari, dan Munas ini dilaksanakan disana. Sehingga dapat menjadi destinasi wisata.
Ketiga. Ini adalah sebuah konsep unik, dimana kita membangun fasilitas di sana, dan fasilitas ini menjadi peninggalan dan juga menjadi legacy HIMNI, yang merupakan cikal bakal terwujudnya Desa bahari Bozihona, yakni destinasi wisata untuk mewujudkan Nias menjadi pulau impian. Dan pasca gelaran Munas HIMNI ke-6, nantinya akan dikelola oleh Desa Bozihona bekerja sama dengan desa-desa setempat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias.
Keempat. Munas ke-6 ini menjadi tolak ukur bagiamana HIMNI menjelma menjadi organisasi terbesar. Yakni rumah besar kita, dan rumah besar Ono Niha. Yang keberadaannya tidak menjadi simbol, tetapi menjadi pencetus pemersatu dan mempererat tali kekeluargaan diantara seluruh masyarakat Nias dimanapun berada.