Jumat, 5 Juni 2026

Mahfud Md Sebut Ponpes Al Zaytun Lahir dari NII

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 5 Juli 2023 | 14:53 WIB

NAWACITApost.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, sejarah berdirinya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, di Indramayu, Jawa Barat (Jabar) tak bisa dilepaskan dari Negara Islam Indonesia (NII). Sebab, Ponpes Al Zaytun lahir dari organisasi radikal tersebut.

"Dulu ya, itu (Al Zaytun) munculnya dari ide kompartemen (komandemen wilayah) sembilan NII," ujar Mahfud saat konferensi pers acara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Rabu (5/7/2023).

Mahfud menjelaskan, terdapat dokumen yang bisa membuktikan tentang sejarah pendirian Al Zaytun yang dilakukan NII. "Dan itu ada dokumen yayasannya bahwa dulu yayasannya namanya, ya itu yayasan NII, tapi berubah (menjadi) yayasan pendidikan Al Zaytun dan seterusnya," kata Mahfud.

Mahfud lantas mengatakan, belakangan Al Zaytun mulai berubah dari ide pembentukan NII menjadi lembaga pendidikan biasa. Namun, menurutnya, bukan berarti pemerintah sepenuhnya percaya. Karena itu, ia meminta agar BNPT bisa mendalami dan memonitor dugaan kegiatan radikalisasi di Ponpes Al Zaytun.

"Biar BNPT terus mendalami dan kami akan monitor," ujar Mahfud.

Untuk proses hukum, lanjut Mahfud, saat ini penegak hukum masih fokus pada tindak pidana yang melibatkan personal pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang. Sedangkan, tindak pidana terhadap institusi belum diambil karena masih perlu penyelidikan yang lebih dalam.

"Mungkin nanti masuk ke tindak pidana khusus, kalau ditemukan tindak pidana kasus apa? Terorisme, pencucian uang, dan lain-lain," katanya.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini