NAWACITApost.com - Sebanyak 3.000 peserta dipastikan bakal meriahkan Festival Krakatau 2023 di Lampung. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan pelaksanan "pesta topeng" ini akan digelar pada 8 Juli 2023 mendatang di komplek PKOR Way Halim, Bandar Lampung selama 1 hari penuh.
"Dan ini kita lombakan untuk masyarakat. Sehingga masyarakat akan merasa memiliki, bahwa ini adalah festival milik masyarakat Lampung, bukan festival milik kelompok tertentu," kata dia, Selasa (4/7/2023).
Sementara itu, panitia pelaksana Festival Krakatau 2023, Is Haryanto mengatakan, tuping (bahasa Lampung) merupakan tradisi masyarakat Lampung sejak lama. "Ini budaya yang sudah ada sejak sekitar 3 Masehi di masa Lampung zaman kerajaan dahulu," kata dia.
Dia menjelaskan, gelaran tuping yang bertajuk "Mask Land" ini berutujuan untuk mengembalikan kembali gairah Festival Krakatau. Selama ini, Festival Krakatau dianggap tak pernah menyentuh masyarakat secara langsung, sehingga kurang populer.
Dengan adanya gelaran Mask Land kali ini, masyarakat bisa mengikuti dan berpartisipasi secara langsung. "Syaratnya cuma pakai topeng Lampung, bebas berkreasi," katanya.
Festival Krakatau 2023 atau "K-Fest" terdiri dari lima agenda selama Jumat - Sabtu (7-8 Juli 2023). Pada Jumat (7/7/2023) akan digelar Festival Ekraf Lampung yang melibatkan pelaku UMKM dan Lampung Culinary Community (LCC). Kemudian pada Sabtu (8/7/2023) terdiri dari empat acara, yakni pemecahan rekor MURI makan Engkak Ketan dan lomba mewarnai topeng Lampung.
Lalu agenda utama yakni Mask Land atau pesta tuping yang dimulai pukul 13.30 WIB - 17.35 WIB. Terakhir adalah Sparkling Night K-Fest 2023 yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai yang akan diisi sejumlah artis ibu kota, seperti Dide Hijau Daun dan Kangen Band.