NAWACITAPOST.COM - Perbuatan tak menyenangkan dirasakan pendeta Ellyson Lase, ia mendapat intimidasi dari seorang oknum TNI sekaligus ketua RW 27, Desa Mangunjaya, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Mei 2023 silam.
Kabarnya, oknum TNI tersebut berinisial Serka S yakni Babinsa TNI AD yang bertugas di Koramil, Tambun, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Nawacitapost, Ketua RW yang berprofesi sebagai anggota TNI itu menghampiri Ellyson Lase saat aktivitas kerohanian di Rumah Doa, Fajar Pengharapan di Perumahan Graha Prima Baru, Blok S2, Tambun, Mangunjaya, Kabupaten Bekasi.
Ellyson Lase dan istrinya menjelaskan kala itu ia tengah bertemu dengan ketua RT dan Ketua RW serta pemilik rumah doa. Kala itu, ia menjelaskan kegiatan di rumah doa.
Tapi, sayang, Ia merasakan hal yang tak menyenangkan karena ia tak mendapatkan solusi terbaik lantaran ada unsur intimidasi serta aroganisasi ketua RW.
"Dia kemudian gebrak meja, dia tunjuk saya. Dia marah dan bilang, 'Ini wilayah saya. Saya yang berkuasa. Ikuti aturan saya. Jangan buat aturan sendiri'," ujarnya saat dikonfirmasi.
Padahal, Ellyson Lase sudah menjelaskan semua kegiatan di rumah doa tersebut. Ia mengatakan bahwa tak ada kegiatan diluar kerohanian.
"Saya jelaskan secara terperinci dan akurat. Rumah doa sifatnya hanya berdoa saja setiap Minggu di situ dan tidak mendirikan gereja," kata Ellyson.
Selanjutnya, Ellyson Lase mempertanyakan soal kelanjutan rumah Doa tersebut. Tapi, pihak ketua RT ataupun RW hanya meminta untuk rumah doa dihentikan.
Lantas, Ellyson Lase meminta penjelasan alasan rumah doa dihentikan. Namun, mereka tak bisa menjelaskan secara signifikan.
"Hanya penolakan tapi maksudnya itu tidak terlalu jauh. Pokokhnya penolakan tentang pendirian rumah ibadah," ucap Ellyson Lase.
Sekarang ini, Ellyson Lase tengah menjalani pertemuan dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik.
"Kita sedang ada pertemuan untuk menyelesaikan persoalan ini," ujarnya saat dihubungi Nawacitapost. (****)