Jumat, 5 Juni 2026

Tanah Ulayat di Riau Seluas 1400 HA Diserobot PTPN V, Ketum Alnusa Dengarkan Keluhan Warga Desa Gobah

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Sabtu, 17 Juni 2023 | 07:27 WIB
Tanah Ulayat. Foto: Ilustrasi
Tanah Ulayat. Foto: Ilustrasi

NAWACITAPOST.COM - Ketua Umum Alnusa (Aliansi Nusantara Bersatu), Tomson Manurung turut hadir dalam pertemuan Datuk Godang selaku pemangku adat atau Pucuk adat Ninik Mamak ke Negerian tambang untuk mendengar keluhan masyarakat gobah.

Kedatangan Tomson Manurung untuk mendengar keluhan masyarakat Desa Gobah terkait tanah seluas 1400 HA tela diserobot oleh PTPN V.

Turut hadir wakil ketua Perjuangan Tanah Masyarakat adat Ninik Mamak Kenegerian Tambang, Masrul Ali. Pada kesempatan itu, ia memberikan sepata kata sambutan bahwa perjuangan itu sudah di lakukan dari tahun 1985.

Namun, penyerobotan lahan seluas 1400 Ha oleh PTPN V kebun Sei Pagar, sampai saat ini masih dikuasai oleh PTPN V meskipun sudah diadakan kesepakatan bersama pada thn 1999.

"Dalam kesepakatan itu, pihak PTPN V membuat kesepakatan dengan Masyarakat yang di wakili oleh Datuk besar selaku Pemangku adat Ninik mama ke Negerian tambang "Atas pemamfaatan Tanah masyarakat adat untuk kebun inti PTPN V kebun sei pagar seluas 1400 HA, maka pihak PTPN V berjanji membangun kebun seluas 2000 HA sebagai konvensasi dari tanah yang dirampas (dikelola) oleh PTPN V," tulisnya dalam keterangan pers.

-
Ketum Alnusa, Tomson Manurung hadiri termuan dengan tokoh adat Desa Gobah

Namun sejauh ini, ia menambahkan bahwa kesepakatan itu tidak terealisasi, dari luas 2000 HA, hanya 380 HA yang direalisasikan oleh pihak PTPN V.

"Bila masyarakat menagih isi perjanjian itu pihak PTPN V mereka tidak menanggapi," katanya.

Masyarakat adat ninik mamak datang ke Jakarta pada tanggal 30 mei 2023, berkonsultasi dengan ketua umum Alnusa, Tomson Manurung dan ketua umum Almisbat Chairudin Ambong, meminta saran akan persoalan itu, maka disarankan membuat surat ke KSP dan Presiden.

"Kesigapan kantor KSP Moeldoko pada tanggal 6 juni 2023 mengadakan pertemuan antara Perwakilan masyarakat adat ninik mamak dengan kantor KSP yang diwakili bapak Sahat Lumbanraja," katanya.

Sementara itu, Pak Sahat berjanji akan menindak lanjuti pengaduan tersebut, dan sudah mengadakan komunikasi dengan salah satu komisaris di PTPN V.Masyarakat adat masih menunggu kapan jawaban surat yang sudah dilayangkan ke Presiden RI.

Untuk informasi, sebelum pertemuan pada tanggal 15 juni 2023, Masrul, Zairuddin, Samsir (mewakili masyarakat adat) didampingi oleh Tomson Manurung, Chairudin Ambong, Andianus laia (dari Jakarta) mengadakan audensi dengan PJ Bupati Kampar (Bapak Firdaus), Kapolres Kampar dan Kapolsek tambang ( diwakili Kanit intel) menjelaskan dan memberitahukan duduk perkara penyerobotan lahan masyarakat adat Ninik Mamak ke hi Negerian tambang serta menyampaikan akan ada pertemuan dengan masyarakat di Desa Gobah. (*****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini